POSKO PERBATASAN DI EVALUASI

  • Selasa, 16 Februari 2021 - 07:09:25 WIB
  • Administrator
POSKO PERBATASAN DI EVALUASI

Evaluasi Covid -- Sekretaris Kabupaten Kutai Barat Ayonius Memimpin Rapat Koordinasi Prosedur Pemeriksaan Di Posko Perbatasan Dan Percepatan Penanganan Covid-19 Di Kabupaten Kutai Barat

SENDAWAR – Berdasarkan hasil evaluasi setelah diberlakukannya wajib menunjukan hasil Rapid Test non reaktif masuk ke Kubar di posko Jambuk dan Penyinggahan jumlah terkonfirmasi positif di Kubar menurun. Hal tersebut disampaikan tim satgas Covid dalam rapat koordinasi prosedur pemeriksaan di posko perbatasan dan percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Kutai Barat di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat, Senin (15/2)

Lebih lanjut Sekretaris Kabupaten Kutai Barat Ayonius S Pd MM menuturkan, sebelum diberlakukan wajib menunjukan hasil rapid test, kasus terkonfirmasi covid-19 di Kubar setiap hari meningkat secara tajam. Namun dengan diberlakukan masuk Kubar wajib rapid test kasus terkonfirmasi di kubar menurun, oleh sebab itu diharapkan apa yang menjadi keputusan Tim satgas Covid untuk kebaikan seluruh masyarakat Kubar.

Sekretaris kabupaten menambahkan, dalam penerapan instruksi Gubernur dan instruksi Bupati bisa berjalan di Kubar. Mengajak seluruh masyarakat patuh terhadap instruksi yang telah dikeluarkan baik dari tingkat Provinsi hingga Kabupaten, yang mana hal ini merupakan upaya Pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Penegakkan disiplin pelaksanaan protokol kesehatan serta penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat menjadi tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat tak hanya Pemerintah saja, mengingat pandemi ini tidak hanya mewabah namun juga bahkan memakan korban jiwa tanpa pandang siapapun baik usia maupun kalangan manapun.

Selanjutnya Sekda mengharapkan semua masyarakat tanpa terkecuali tidak pernah lengah dan pantang menyerah terus menggiatkan pemahaman dan sikap masyarakat yang proaktif memerangi covid -19 ini. Pemahaman yang baik melalui penegasan dan penegakkan disiplin saya kira sangat penting sekali untuk semakin menyadarkan masyarakat. Karena semua ketentuan dan arahan tak akan berarti apa-apa jika masyarakat tidak kooperatif, tidak peduli,tidak patuh dan tidak disiplin.

Kita semua sudah melihat dampak apa saja yang disebabkan oleh wabah covid-19 ini semua sangat signifikan dan merugikan kita semua dari segi ekonomi, sosial dan lain sebagainya. Hingga saat ini saya harap kita semua tidak pernah bosan untuk selalu mengingatkan kepada masyarakat untuk terus melaksanakan 5M, yakni Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas/aktivitas. Terkait dengan instruksi untuk tak beraktifitas di luar rumah pada hari Sabtu dan Minggu, saya juga mengingatkan kepada masyarakat untuk dapat memenuhi kebutuhan hariannya selama dua hari dengan tak berlebihan, sesuai dengan kebutuhan, jangan sampai ada penimbunan yang  pada akhirnya merugikan masyarakat lainnya.(hms10)

 

  • Selasa, 16 Februari 2021 - 07:09:25 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya