BIMTEK PENYUSUNAN UJIAN SOAL MADRASAH TINGKAT KUBAR

  • Kamis, 04 Maret 2021 - 02:51:59 WIB
  • Administrator
BIMTEK PENYUSUNAN UJIAN SOAL MADRASAH TINGKAT KUBAR

Kakankemenag Kubar HM.Izzat Solihin, S.Ag., M.Pd memberikan arahan pada peserta Bimtek penyusunan soal ujian madrasah, (3/3)

SENDAWAR- Era sekarang madrasah di tuntut bisa lebih aktif lagi dalam peningkatan mutu  pendidikan. Banyak siswa-siswi madrasah telah dapat menunjukkan prestasinya hingga tingkat nasional bahkan internasional. Oleh karena itu sudah seharusnya siswa madrasah Kubar dapat unjuk prestasi tentu melalui bimbingan para guru-guru mereka. pesan ini di sampaikan kepala kantor Kementerian Agama kabupaten Kutai Barat membuka kegiatan bimbingan teknis penyusunan soal ujian madrasah tingkat MTs dan MA se-Kutai Barat, (3/3).

Berikan soal yang valid pada anak-anak kita sesuai perkembangan dan kemampuan mereka. Dalam arti bobot soal MA jangan di berikan ke siswa yang masih MI atau MTs  begitu sebaliknya. Ajak anak berpikir kreatif dalam menerjakan soal. Sajikan dengan  dengan tepat serta mudah di cerna untuk menjawabnya.Sebuah prestasi tidak mudah mendapatkannya, tentu ada perjuangan  susah payah dalam meraihnya. Namun dengan kegigihan dan ketelatenan tentu akan membuahkan hasil  sesuai yang kita inginkan,  sebut Kakankemenag.

Pemerintah di tahun ajaran 2021 ini telah menghapus ujian nasional (UN) dan UAMBN. Dampak dari penghapusan ini kebijakan ujian diberikan kepada madrasah secara mandiri termasuk dalam pembuatan soal ujian. Meski demikian dalam pembuatan soal harus di sesuaikan dengan petuntuk teknis dan kisi- kisi sesuai ketentuan secara umum.

Sebelumnya tiga guru madrasah dari Kubar yaitu, Ajidah, S.Pd (MTsN Kubar), Umi Nazula, S.Pd ( MTsN Kubar ) dan Indriatuti Tri Ruspitasari, S.Pd (MAN Kubar) mengikuti bimbingan Penyusunan soal ujian tingkat provinsi Kaltim di akhir bulan Februari 2021. Informasi yang telah  mereka dapatkan berikut disosialisasikan dalam tajuk kegiatan serupa pada guru madrasah yang ada di kabupaten Kutai Barat.

Usai kegiatan  di buka Kakankemenag, ketiga narasumber mengambil alih posisi mengisi kegiatan inti tentang tata cara penyusunan soal ujian. Beberapa teknis pembuatan soal mereka terangkan, dimana era sekarang anak tidak hanya di tuntut mengingat ilmu pendidikan saja, namun juga diajak untuk dapat berpikir kritis dalam menjawab soal ujian.Komposisi dan jumlah soal di sebutkan pada pertemuan ini, termasuk kisi-kisi  pertanyaan di uraikan apakah tepat dimasukkan dalam pembuatan soal pilihan ganda atau esai.

Sementara itu kepala seksi pendidikan Islam H. Ardiansyah, S.Ag dalam kesempatan ini menekankan, ujian madrasah secara mandiri menuntut guru lebih kreatif  untuk menghasilkan anak didik yang berkualitas. Ujian dari kita, oleh kita dan untuk kita bersama, sebut beliau. (HMS36)

 

  • Kamis, 04 Maret 2021 - 02:51:59 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya