Konferensi Pers:Pj Sekkab Kubar Achmad Sofyan berserta jajarannya dan forkopimda Kubar, pada konferensi pers terkait covid-19 di Kubar, di Media Center Covid-19 Kubar.
SENDAWAR-Tim gugus Tugas Covid-19 kembali menginformasikan perkembangan terbaru, Hingga Selasa (18/8), jumlah pasien covid-19 atau virus corona yang sembuh (selesai isolasi) di Kubar, mengalami penambahan tiga orang. berinisial KBR-76 laki-laki umur 58 tahun,, KBR-77 Perempuan umur 60 tahun, dan KBR-78 laki-laki umur 38 tahun semuanya berasal dari Kecamatan Melak . Hal dikatakan Pj Sekkab Kubar Achmad Sofyan, pada konferensi pers terkait covid-19 di Kubar, di Media Center TGT2P Covid-19 Kubar atau Rumjab Bupati Kubar, Barong Tongkok.
Diketahui, data perkembangan covid-19 di Kubar, pada 18 Agustus 2020. Yakni, kasus suspek 266 orang, kasus probable tidak ada, kasus konfirmasi 83 orang, selesai isolasi 76 orang, jumlah dirawat di rumah sakit (RS) 2 orang. Jumlah kematian satu orang, kontak erat 567 orang, orang di ambil spesimen 839 spesimen, pelaku perjalanan (PP) 40.479 orang dan kasus discard 555 orang.
Jumlah kunjungan melalui posko covid-19 di tiga kecamatan, pada 17 Agustus 2020. Yakni, UPT Puskesmas Jambuk Kecamatan Bongan, 448 orang. KTP Kubar 162 orang dan KTP luar Kubar 286 orang.“Total kendaraan masuk 199 unit, PP 448 orang, kendaraan yang kembali 2 unit dan orang yang kembali 7 orang,”terangnya.
UPT Puskesmas Dilang Puti Kecamatan Bentian Besar tidak ada perjalanan (nihil), UPT Puskesmas Penyinggahan, jumlah penumpang kapal motor dan speedboat 37 orang. Tujuan Wilayah Kutai Barat 31 orang dan wilayah Kabupaten Mahakam Ulu 6 orang,”rincinya.
Pemkab Kubar tidak hentinya mengingatkan upaya pencegahan dan penularan pemutusan mata rantai penularan covid-19 memerlukan partisipasi dan peran kita semua, saya mengajak seluruh masyarakat Kutai Barat agar dengan penuh kesadaran melakukan upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai covid-19
Lanjutnya, upaya pencegahan dengan Jaga kesehatan dan tingkatan daya tahan tubuh, gunakan masker jika bersama orang lain dan keluar rumah, jaga jarak fisik, hindari berada dalam kerumunan, tidak melakukan perjalanan keluar daerah yang masih terdapat penularan, dan jangan keluar rumah jika tidak penting karena sangat beresiko, mari patuhi ini semua dengan komitmen yang kuat dan terus menerus untuk bersama-sama manangani agar terhindar penularan. (hms36)