SENDAWAR, Prokopim-.Bupati Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin mengatakan, Natal ini bukan sekadar rutinitas keagamaan tahunan, melainkan sebuah momen rohani untuk merenungkan betapa besar kasih Tuhan dalam kehidupan kita,”ucapnya, di Gerja GPDI Jemaat “Efata” Kampung Gemuhan Asa, kecamatan Barong Tongkok,Rabu (10/12/2025) malam.
”Dengan tema yang diusung Harus dijaga supaya api tetap menyala di atas mezbah; janganlah dibiarkan padam”, hal ini mengingatkan kita bahwa api pada mezbah melambangkan semangat iman, pengabdian, dan komitmen umat Tuhan. Api ini harus senantiasa dijaga agar tetap menyala bukan hanya dalam pelayanan gerejawi, tetapi juga dalam kehidupan keluarga, bermasyarakat, dan berbangsa. Api kasih, api kesetiaan kepada Tuhan, serta api pengabdian kepada sesama tidak boleh dibiarkan padam oleh tantangan hidup, situasi zaman, ataupun kesibukan sehari-hari.
Bupati berharap, melalui Perayaan Natal ini, jemaat GPdI Jemaat Efata Gemuhan Asa semakin bertumbuh dalam iman, karakter, dan pelayanan, serta menjadi terang bagi lingkungan sekitar. Pemerintah daerah akan terus bersinergi bersama gereja untuk mewujudkan masyarakat yang harmonis, rukun, dan sejahtera. Gereja diharapkan dapat terus berperan membina umat agar hidup dalam kasih, kebenaran, dan menjadi mitra pemerintah dalam membangun kehidupan sosial yang damai.
Frederick, juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan sehingga Perayaan Natal ini dapat terlaksana dengan baik dan penuh sukacita. Kiranya Natal tahun ini membawa damai sejahtera, memperkuat persatuan, dan meneguhkan iman kita dalam memasuki tahun yang baru.
Ia, menambahkan bahwa ketika umat Tuhan bersatu dan berjalan dalam kesehatian, maka akan tercipta kekuatan besar yang membangun kehidupan rohani jemaat sekaligus mempererat kekeluargaan umat percaya di tengah masyarakat.
“Semoga melalui perayaan ini, jemaat dan masyarakat semakin diberkati, hidup dalam kasih, serta menjaga api rohani agar tetap menyala bagi kemuliaan Tuhan, serta jadikan kesempatan ini untuk meneguhkan iman, memperkuat karakter rohani, serta mengingatkan kembali panggilan Kristus agar kita hidup dalam kasih dan kebenaran-Nya.
“Melalui perayaan Natal ini, saya mengajak kita semua untuk meneladani kasih Kristus yang lahir ke dunia, membawa damai dan pengharapan bagi kita semua,” tutupnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati turut melakukan penyalaan lilin Natal sebagai simbol cahaya Kristus yang menerangi dunia, mengusir kegelapan, dan membawa kehangatan serta harapan bagi seluruh umat, (KP17)