KUTAI BARAT, PROKOPIM – Bupati Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin bersama keluarga mengikuti Ibadah Malam Natal di Gereja Katolik Paroki Santo Yohanes Penginjil, Melapeh, pada Rabu (24/12) malam.
Kehadiran Bupati disambut hangat oleh para pastor, suster, pengurus Dewan Pastoral Paroki dan Stasi, serta umat Katolik yang memadati gereja.
Ibadah Malam Natal berlangsung dengan khidmat dan penuh sukacita, mengangkat tema Natal tahun ini, “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” sebagaimana tertulis dalam Injil Matius 1:21–24. Tema tersebut menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai dasar iman, kasih, dan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Frederick Edwin menyampaikan ucapan Selamat Natal kepada seluruh umat Katolik di Kutai Barat. Ia mengajak umat untuk memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena masih diberi kesempatan merayakan kelahiran Yesus Kristus dalam suasana damai dan penuh rahmat.
Bupati menekankan bahwa kelahiran Yesus dalam keluarga sederhana, yakni keluarga Yosef dan Maria, menjadi teladan penting tentang arti iman, ketaatan, pengorbanan, dan saling percaya dalam kehidupan keluarga.
Menurutnya, keluarga yang dibangun di atas nilai-nilai tersebut akan menjadi sumber keselamatan dan kebaikan, tidak hanya bagi anggotanya tetapi juga bagi masyarakat luas.
“Di tengah tantangan zaman, baik ekonomi, sosial, maupun perkembangan teknologi, keluarga sering kali menjadi pihak yang paling terdampak. Karena itu, Natal mengajak kita untuk kembali meneguhkan peran keluarga sebagai tempat tumbuhnya kasih, kejujuran, toleransi, dan tanggung jawab,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berkomitmen membangun daerah tidak hanya dari sisi infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga membangun manusia seutuhnya, dimulai dari keluarga yang kuat, harmonis, dan beriman.
Pemerintah daerah, lanjutnya, terus mendukung kehidupan beragama yang rukun serta menjaga persatuan dan kedamaian di tengah masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Frederick Edwin juga menyampaikan apresiasi kepada Gereja Katolik, para pastor, suster, pengurus pastoral, OMK, Sekami, tokoh umat, tokoh adat, dan tokoh masyarakat yang selama ini aktif berperan dalam membangun nilai moral, sosial, persatuan, dan persaudaraan di Kutai Barat.
“Semoga kerja sama yang baik antara Gereja dan pemerintah terus terjalin demi kesejahteraan bersama dan terwujudnya masyarakat Kutai Barat yang damai, rukun, dan sejahtera,” pungkasnya.
Perayaan Ibadah Malam Natal pun ditutup dengan doa dan suasana penuh kebersamaan bersama umat yang hadir.(KP17)