Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin dengan sikap sempurnanya berdiri dalam kompi B peleton 2 bersiap untuk memasuki Area Retreat Akmil, Magelang
Magelang , (21/2) Terlihat suasana lalu lintas Magelang diarea seputar jalan Ahmad Yani, Magelang tidak seperti biasanya. Arus hilir mudik lalu Lalang yang biasanya lancar mendadak menjadi padat merayap. Hal ini terjadi dikarenakan sejumlah 503 kepala daerah tengah memasuki area Resimen Induk Komando Daerah Militer (Rindam) IV Diponegoro. Tampak sejumlah kepala daerah memasuki area dan turun didepan gerbang masuk Rindam IV Diponegoro dengan senyum yang ramah para KDH sesekali menyapa orang-orang yang sedang berdiri di sekitar gerbang. Tak lama sekitar pukul 13.30 WIB nampak sebuah mobil innova berwarna hitam yang membawa Bupati Kutai Barat memasuki area Rindam IV Diponegoro. Bupati Kutai Barat Frederick Edwin yang ditemui sebelum memasuki Rindam IV Diponegoro juga menyampaikan : “ Saya sangat semangat sekali dan antusias untuk mengikuti seluruh rangkaian retreat ini. Selama delapan hari kedepan kami, semua KDH se Indonesia ini akan diberi pembekalan sebagai KDH oleh para narasumber yang luar biasa. Seperti yang dipaparkan dalam zoom meeting yang saya ikuti narasumbernya ada 28 menteri dan wakil Menteri, 6 pejabat setingkat Menteri dan 6 lembaga pemerintah non kementerian”. Ia menambahkan bahwa “Dalam keseharian saya bersama KDH lain akan saling sharing, jadi ini momen yang sangat luar biasa bagi saya tentunya”. Karena sepanjang sejarah ini kali pertama dilakukan dan ini juga pengalaman pertama saya yang sangat berarti terlebih untuk meningkatkan kapasitas saya sebagai Kepala Daerah Kabupaten Kutai Barat selama lima tahun kedepan. Mohon doa dan dukungannya kepada kita semua warga Kutai Barat agar saya dan pak Wakil Bupati dapat lancar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Retreat di Magelang ini, imbuhnya.
Seusai menyampaikan beberapa komentar orang nomor satu Kutai Barat ini kemudian jalan memasuki area Rindam IV Diponegoro. Selama beberapa jam ragam unit kendaraan roda empat terus memadati dan memasuki area Rindam. Ada yang menggunakan kendaraan jenis Toyota innova, Mitsubishi Pajero, Toyota Alphard, bahkan bis. Para kepala daerah ini dialokasikan pada dua tempat yang berbeda diklasifikasikan sesuai jenis kelamin antara pria dan wanita dan tempat untuk berganti pakaian komcad (komponen cadangan). Ruangan yang digunakan adalah ruang rapat Ahmad Yani untuk KDH wanita dan Aula Ahmad Yani untuk KDH Pria. Untuk tempat ruang ganti wanita disediakan ruangan khusus berutup dan untuk pria dialokasikan ruang ganti disisi sebelah kiri dengan dibatasi partisi bercorak motif loreng tantara. Tempat duduknya juga sangat unik dimana untuk KDH pria pembungkus kursinya juga bermotif loreng tentara. Dari pihak Rindam IV Diponegoro juga menyiapkan posko Kesehatan untuk memfasilitasi kebutuhan medis pada KDH yang hadir saat itu.
Selama beberapa jam berlalu cuaca kurang bersahabat mendung terlihat sangat gelap sehingga agenda KDH berbaris dilapangan Rindam IV/Diponegoro ditiadakan. Setelah mendengarkan pengarahan teknis dari Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, para kepala daerah naik ke bis yang telah disediakan. Akmil telah menyediakan sejumlah 13 bis yang akan membawa para kepala daerah.
Setibanya di area Akademi Militer Magelang, para kepala daerah berbaris sesuai kompi dan peleton yang telah diatur oleh panitia kegiatan dalam hal ini BPSDM Kemendagri. Semua peserta nampak semangat. Raut wajah yang ceria menghiasi wajah Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin. Dengan menggunakkan seragam komcad, orang nomor satu Kubar ini juga mengenakan gelang warna hijau yang berarti dalam kondisi prima dan sehat. Dengan diiringi marching band dari Akmil para KDH berbaris rapi memasuki area Akmil. Kegiatan kemudian dirangkai dengan pengarahan langsung dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Gubernur Akmil TNI Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw. Dan dilanjutkan makan malam bersama (HMS/02)