SENDAWAR – Gelaran Duta Wisata sudah menjadi agenda tahunan yang diadakan Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Barat. Sebanyak 16 finalis tengah menjalani tahap karantina dalam Pemilihan Duta Wisata Tahun 2020. Mereka akan menjalani serangkaian kegiatan untuk mendapatkan gelar terbaik dalam ajang tersebut, Selasa (3/3).
Kepala Bidang Pengembangan Karya Seni dan Budaya Christina Dana Rika SE M Si menuturkan, dalam tahapan masa karantina para finalis diberikan pembekalan dari berbagai narasumber, melaksanakan kegiatan sosial, serta melakukan beberapa latihan, sebagai upaya mempersiapkan diri pada malam final.
“Untuk memberikan materi pembekalan, Dinas Pariwisata sudah mempersiapkan para narasumber yang berkompeten di bidang kepemudaan, public speaking, kepemimpinan, pengetahuan umum dan bahasa inggris, kesehatan, table manner, beauty class dan latihan catwalk sebagai penunjang self confidence sluruh peserta/finalis,” terang Dana Rika.
Dana Rika juga menjelaskan, finalis duta wisata kubar harus mengetahui pengetahuan tentang wisata, seni dan budaya Kubar itu sendiri. Karena nantinya dengan dinobatkan sebagai duta, mereka patut berperan aktif dalam mempromosikan pariwisata kubar sehingga dapat meningkatkan pembangunan di sektor pariwisata, dan mampu menjadi generasi millenial yang berdedikasi terhadap adat istiadat, pelestarian alam dan seni budaya di Kutai Barat yang kita cintai.
“Kita bekali finalis menjadi duta wisata, akan menjadi marketer kita untuk dapat mempromosikan pariwisata di Kubar, agar bisa dikela di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Ada beberapa penilaian yang akan dilihat oleh para juri. Diantaranya yakni pretest, kedisiplinan, public speaking, pengetahuan kebudayaan, dan bakat seni yang dimiliki individu.
“Juga ada penilaian ilmu pengetahuan pariwisata, yang baik sesuai dengan kaidah kaidah sapta pesona, dan membuat action plan bagaimana mempromosikan Kubar di kancah pariwisata Nasional,” ungkap Dana.
Secara khusus Dana Rika berpesan kepada para finalis gunakan kesempatan dan peluang ini sebaik mungkin, karena tidak semua orang mendapatkan kesempatan seperti ini.
Pengalaman adalah ilmu yang berharga, berprestasilah juga diluar bidang akademik, tunjukkan sikap peduli terhadap pelestarian alam, seni dan budaya sehingga jika nanti terpilih maka pantas dan layak untuk mengikuti event selanjutnya di tingkat Provinsi dan membawa harum nama Kutai Barat, pungkasnya. (hms10-hkd)