SERAP ASPIRASI : Camat Penyinggahan Masranik (dua kanan) didampingi Philip Silitonga, Kabid Penelitian, Pengembangan dan Kerjasama Pembangunan BP3D Kubar (kanan) bersama muspika, saat Musrenbang Kecamatan Penyinggahan 2022, di Gedung BPU RT 3 Kampung Penyinggahan Ilir.
SENDAWAR-Semua aparat kampung diminta, menyampaikan program prioritas yang menjadi kebutuhan masyarakat dan diperjuangkan dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) kecamatan Penyinggahan tahun 2022.
Misalkan, program pembangunan infrastruktur, sosial budaya, pendidikan, pertanian dan kesehatan. “Sehingga semua kampung itu, ada program nanti, di tahun 2022 mendatang,”ujar Camat Penyenggihan Masranik, pada Musrenbang Kecamatan Penyinggahan Kabupaten Kubar Tahun Anggaran 2022, di Gedung BPU RT 3 Kampung Penyinggahan Ilir.
Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Kubar, bisa membantu mengcover program yang ada di wilayah Kecamatan Penyinggahan, baik tahun 2021 maupun 2022. Salah satunya prioritas untuk pembangunan jalan dari Kampung Bakung ke Penyinggahan.
Untuk pembangunan ini, sudah berjalan dan dikerjakan sekitar 1,5 kilometer pada tahun 2020 dan masih tersisa sekitar 5,5 kilometer. Sedangkan, pembangunan jalan Penyinggahan ke Muara Pahu, masih tersisa sekitar 4,5 kilometer.
Semoga setiap tahunnya secara bertahap, diberikan prioritas untuk jalan tersebut. “Marilah bersama-sama berunding untuk kegiatan musrenbang ini, agar nantinya semua kegiatan dapat tercapai dengan baik,”ucapnya.
Kepala BP3D Kubar Achmad Sofyan mengatakan perencanaan di tahun 2022 akan menggunakan visi dan misi kepala daerah terpilih beserta program prioritas, tujuan dan sasarannya, sampai dengan penetapan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tahun 2021-2026.
Kegiatan musrenbang ini merupakan wadah sekaligus proses perencanaan pembangunan untuk menjaring aspirasi dan kebutuhan masyarakat sesuai potensi dan permasalahan yang dihadapi di masing-masing kecamatan.
Bilamana saluran atau aspirasi ini, benar-benar direncanakan. Pastinya kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan ketentuan tidak tumpang tindih dengan cara dibuat skala prioritas. Sehingga target pembangunan, bisa tuntas dan tepat sasaran,”kata Achmad Sofyan melalui Philip Silitonga, Kabid Penelitian, Pengembangan dan Kerjasama Pembangunan.
Pelaksanaan musrenbang ini, diharapkan dapat menghasilkan suatu perencanaan yang berkualitas, transparan dan akuntabel yang akan menjadi dasar pelaksanaan pembangunan tahun 2022.(hms6)