Berikan Bantuan 12 Ekor Sapi Kepada Kelompok Tani Maju Sejahtera Kampung Muara Gusik Kecamatan Bongan

  • Selasa, 10 Agustus 2021 - 05:23:28 WIB
  • Administrator
Berikan Bantuan 12 Ekor Sapi Kepada Kelompok Tani Maju Sejahtera Kampung Muara Gusik Kecamatan Bongan

Bantuan Ternak Sapi --- Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kubar Sapriansyah Menyerahkan Bantuan 12 Ekor Sapi Kepada Kelompok Tani Maju Sejahtera di Kampung Muara Gusik Kecamatan Bongan.

SENDAWAR – Pemkab Kubar melalui Dinas Pertanian Menyerahkan Bantuan 12 Ekor Sapi Kepada Kelompok Tani Maju Sejahtera Kampung Muara Gusik Kecamatan Bongan. Bantuan tersebut diterima langsung Udil Thamrin ketua kelompok tani, adapun bantuan sapi tersebut terdiri dari 11 ekor betina dan 1 ekor jantan, Senin (10/8).

Lebih lanjut Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kubar Sapriansyah untuk tahun 2021 ada delapan program kegiatan yang dilaksanakan di delapan kecamatan. Pertama Pemberian bantuan bibit babi untuk kelompok tani Sempekat Beringin jaya kampung beringin, Jantur Jaya, Tapak Jaya, Beritih Jaya Kecamatan Sekolaq Darat. Kedua Bantuan Babi Kampung untuk Kelompok Tani Serba Usaha kampung Gemuruh Kecamatan Mook Manaar Bulatan. Ketiga bantuan Babi dan kambing untuk kelompok tani Sinar Mencimai Kecamatan Barong Tongkok. Keempat Bantuan Babi Kampung untuk kelompok Tani Kayunt Jongos Kampung Benung,  Bawe Ipu Kampung Damai  Seberang,  dan Besiq Maju Kampung Besiq Kecamatan Damai.

Kelima bantuan ternak sapi bagi Kelompok tani Maju Sejahtera Kampung Muara Gusik Kecamatan Bongan. Pengadaan dan Penggemukan ternak sapi bagi kelompok tani Mugi Mulyo Kampung Srimulyo Kecamatan Sekolaq Darat. Ketujuh pengadaan HMT kelompok tani Banteng Perjuangan Kampung Muhur Kecamatan Siluq Ngurai  dan kedelapan pengadaan HMT untuk kelompok tani Semempekat bersama  kampung muhur kecamatan Sluq Ngurai.

Dalam kesempatan tersebut Sapriansyah menjelaskan sebelum diberikan/distribusikan bantuan tersebut sudah dijelaskan kepada kelompok tani yang ada agar bantuan yang ada bisa dikembangkan oleh kelompok secara bersama untuk meningkatkan populasi ternak.”Bantuan yang diberikan untuk usaha bagi masyarakat/kelompok tani supaya masyarakat bisa belajar cara berusaha secara berkelompok. Bantuan tersebut tidak dibagikan kepada setiap kepala keluarga tapi dikembangkan di kelompok tani, sehingga hasil bisa digulirkan/disetorkan kepada kelompok berikutnya,” terang Sapriansyah.

Sekali lagi teknis bantuan tetap bergulir namun diatur oleh kelompok, untuk pengembangan selanjutnya di kampung dengan harapan peternakan bisa berkembang biak untuk peningkatan peternakan baik sapi, babi maupun kambing. Karena seperti kita ketahui bersama kebutuhan akan daging saat ini semakin tinggi oleh sebab itu perlu pengembangan peternakan mulai saat ini. “Penenuhan daging babi saat ini masih bisa dipenuhi dengan daging babi hutan namun kedepan dengan semakin berkurangnya hutan sebagai tempat perkembangbiakan babi hutan maka perlu budidaya,” kata Sapriansyah.

Selanjutnya bantuan babi kampung juga diberikan untuk melestarikan, jangan sampai babi kampung punah. Karena hampir mayoritas masyarakat Kubar sudah terbiasa memelihara babi kampung yang berbeda dengan babi pedaging, namun untuk babi pedaging juga dikembangkan di Kubar karena untuk pengembangan dan perkembangbiakan babi pedaging lebih cepat dari babi kampung, oleh sebab itu untuk segi bisnis pengembangan babi pedaging lebih cepat. Anum babi kampung juga tetap dikembangkan jangan sampai punah sebagai ciri khas kubar.

Sapriansyah juga menghimbau kepada seluruh kelompok tani agar betul-betul mengembang biakan bantuan yang telah diberikan. Dan jika ada kendala dan permasalahan dilapangan/permasalahan medis maka kelompok tani  bisa berkomunikasi dengan Bidang Peternakan siap melayani jika ada permasalahan di bidang kesehatan hewannya. Jangan diam saja tetapi melapor ketika hewan ternak sudah mati, oleh sebab itu sekali lagi hewan ternak harus betul-betul dipantu jika ada masalah segera melaporkan agar bisa segera ditangani, dan petugas siap melayani dimana setiap kelompok tani petugas telah memberikan nomor Hp yang bisa dihubungi jika ada permasalahan atau sekedar konsultasi terkait ternak.

“Jika ada permasalahan silahkan telepon nomor HP yang diberikan untuk terus berkoordinasi, petugas di lapangan siap membantu untuk pencegahan maupun penanggulangan. Sehingga setiap kelompok tani yang ada harus ada kader yang dilatih oleh petugas sehingga ketika ada permasalah bisa langsung bisa ditangani secara lebih cepat, sambil menunggu petugas datang hewan ternak sudah bisa ditangani lebih cepat dengan adanya kader yang sudah dilatih di kelompok tani tersebut,” harap Sapriansyah.

Petugas lapangan di Dinas Pertanian memang sangat terbatas,  dan animo masyarakat juga sangat tinggi terhadap pelayanan petugas. Oleh sebab itu di kelompok tani yang ada dilatih sebagai kader yang bisa memberikan penanganan kepada hewan ternak secara lebih cepat, mempermudah dan mendukung Dinas sambil menunggu petugas datang. Sekali lagi Dinas Pertanian siap melayani dan memonitor semua kelompok tani yang ada. Dan Dinas juga memantau perkembangan ternak di setiap kelompok tani dengan menelpon semua ketua kelompok tani untuk mengetahui perkembangan hewan ternak. Masa pandemi saat ini setiap pelayanan juga tetap menerapkan protokol kesehatan.(hms10)

 

  • Selasa, 10 Agustus 2021 - 05:23:28 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya