Jalan Transkalimantan, Rusak dan Berlubang. Bisa Picu Inflasi dan Kurangnya Pasokan Sembako

  • Kamis, 14 Oktober 2021 - 07:13:10 WIB
  • Administrator
Jalan Transkalimantan, Rusak dan Berlubang. Bisa Picu Inflasi dan Kurangnya Pasokan Sembako

Wabup Kubar Edyanto Arkan

SENDAWAR-Jalan transkalimantan yang menghubungkan antara ibukota Samarinda Provinsi Kaltim ke Kabupaten Kutai Barat (Kubar), mengalami kerusakan yang cukup parah dan sangat memperhatikan.

Beberapa ruas jalan yang rusak dan berlubang yang semakin dalam dan bertambah. “Apabila tidak diperbaiki segera, akan berdampak kurangnya pasokan logistik, seperti sembako dan barang lainnya,”kata Wabup Kubar Edyanto Arkan, pada konferensi pers, di Ruang Rapat Koordinasi Lantai 3, Kantor Bupati, pada 11 Oktober 2021.

Pemkab meminta kepada pihak-pihak yang memiliki kewenangan atas jalan negara dan jalan provinsi untuk segera membantu Pemkab Kubar. “Sebab apabila ini terjadi, tidak menutup kemungkinan inflasi di Kubar akan terjadi dan meningkat,”ujarnya.

Berikutnya, apabila kerusakan jalan ini tidak diperbaiki dan terus berlanjut dan bertambah parah. Pastinya akan berdampak pada supply barang dari luar daerah, misalnya, sembako dan barang-barang lain.

Kalau sampai pasokannya terhalang atau terkendala, misalnya sampai dua hari. Tentunya, mengakibatkan pasokan sembako kurang di pasar-pasar. Praktis kebutuhan dengan pasokan yang tidak berimbang (kurang), harga akan naik,”terangnya.

Pemkab juga sudah meminta kepada Pemprov untuk dapat membantu memberikan perbaikan-perbaikan jalan yang proporsional dengan panjang jalan itu sekitar 370 kilometer ini setiap tahun nya.

“Artinya, kalau diperbaiki hanya lima kilometer saja. Sementara panjang jalan itu, sekitar 370 kilometer kurang proporsonal,”terangnya.

Wabup akui jalan transkalimantan ini, memang kondisinya sebagian diperbaiki yaitu, pembuatan gorong dan parit di pinggir badan jalan. Hal ini untuk mengalirkan air, sehingga tidak terjebak dalam kubangan.

Kerusakan jalan ini, disebabkan banyak aktivitas masyarakat baik angkutan-angkutan komoditi, maupun angkutan alat berat yang melewati jalan itu menuju Kubar, sehingga diduga banyak terjadi kerusakan-kerusakan.(hms6)

 

  • Kamis, 14 Oktober 2021 - 07:13:10 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya