Dinas Perikanan Tahun 2021 Fokus Serahkan Bantuan Keramba Bagi Kelompok Budidaya Ikan

  • Selasa, 16 November 2021 - 04:42:44 WIB
  • Administrator
Dinas Perikanan Tahun 2021 Fokus Serahkan Bantuan Keramba Bagi Kelompok Budidaya Ikan

Penyerahan ---Dinas Perikanan Secara Simbolis Menyerahkan Bantuan Kolam Terpal Kepala Kelompok Budidaya Perikanan.

SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Perikanan tahun 2021 lebih memfokuskan memberikan bantuan keramba kepada kelompok budidaya ikan, hal tersebut dilakukan berdasarkan hasil evaluasi dimana budidaya Ikan menggunakan keramba outputnya lebih besar dibandingkan budidaya menggunakan kolam terpal, kolam tanah, bioflok, dan keramba jaring apung, Senin (15/11).

Lebih lanjut Kepala Dinas Perikanan Dr Ir Stepanus Samson Alexander M Si M Sc mengharapkan pemberian bantuan Keramba, kolam terpal, kolam tanah, bioflok, dan keramba jaring apung di tahun 2021 mampu meningkatkan hasil produksi perikanan di Kubar dengan tujuan akhirnya adalah dapat meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya pelaku budidaya ikan.  Namun saat ini untuk keramba masih dalam proses sehingga belum bisa diserahkan kepada para kelompok budidaya ikan.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat menjelaskan dari semua item budidaya ikan tersebut yang paling besar memberikan out put penghasilan perikanan terbesar di Kubar adalah dari hasil budidaya menggunakan keramba, dimana dengan budidaya menggunakan keramba jika cara budidaya dan pakannya tepat maka hasilnya perputaran siklus atau pertumbuhan ikan akan lebih cepat dibanding budidaya ikan di kolam tanah, maupun kolam terpal.

Sehingga tahun 2021 dengan output terbesar dari budaya terbesar menggunakan keramba maka Pemkab Kubar dalam memberikan bantuan lebih memfokuskan memberikan bantuan keramba. Oleh sebab itu dengan adanya bantuan keramba diharapkan produksi perikanan bisa semakin meningkat untuk memenuhi kebutuhan ikan di Kubar.

Sekali lagi berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan dilapangan hasil budidaya perikanan output terbesar adalah dari keramba sehingga di tahun 2021 Dinas Perikanan memberikan lebih banyak bantuan keramba kepada kelompok-kelompok budidaya perikanan  dibandingkan bantuan kolam terpal, jaring apung.”Karena memang jika kita melihat di sepanjang aliran sungai Mahakam banyak warga yang di Kecamatan Penyinggahan, Muara Pahu, Melak, Mook Manaar Bulatn dan Kecamatan Barong Tongkok mayoritas melakukan budidaya ikan menggunakan keramba, begitu pula di Kecamatan Jempang menggunakan budidaya menggunakan Keramba,” kata kadis Perikanan.

Selain itu juga dengan adanya penyuluh perikanan mandiri di lapangan diharapkan transfer ilmu kepada pelaku usaha perikanan semakin meningkat. Dengan SDM pelaku usaha perikanan meningkat maka masyarakat pelaku perikanan bisa mengaplikasikan langsung ilmu yang mereka dapat dari penyuluh perikanan mandiri yang sudah berhasil, sehingga kedepan mampu meningkatkan produksi perikanan dimana para pelaku usaha perikanan sudah melihat bukti nyata atas keberhasilan dalam mengelola usaha dibidang perikanan.

Hingga saat ini telah terdaftar enam orang Kader Penyuluh Perikanan Mandiri yang berasal dari Kecamatan Penyinggahan, Melak, Barong Tongkok, Linggang Bigung, dan Kecamatan Tering yang mana proses perekrutan masih terus dilakukan. Tentu diharapkan dengan bertambahnya jumlah kader penyuluh perikanan yang berkompeten akan berbanding lurus pada peningkatan kualitas dari petani ikan sendiri serta pada kuantitas pada hasil perikanan yang dilakukan. (KP10)

 

  • Selasa, 16 November 2021 - 04:42:44 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya