Sekkab Kubar, Ikuti Pembukaan Musrenbangnas 2022

  • Sabtu, 07 Mei 2022 - 18:29:44 WIB
  • Administrator
Sekkab Kubar, Ikuti Pembukaan Musrenbangnas 2022

Sekkab Kubar Ayonius mendengarkan arahan Presiden RI Joko Widodo, pada pembukaan Musrenbangnas tahun 2022, di Ruang Kerjanya, Lantai 2 Kantor Bupati Kubar secara virtual.

SENDAWAR-Sekkab Kutai Barat (Kubar) Ayonius mengikuti pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) tahun 2022 secara virtual, di Ruang Kerja Sekkab Kubar, Lantai 2 Kantor Bupati Kubar, pada 28 April 2022.

Kegiatan yang digelar secara daring dan luring ini dilakukan dalam rangka penyusunan RKP 2023 yang mengusung tema peningkatan produktifitas untuk transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Di dalam pembukaan Musrenbangnas 2022, Presiden RI Joko Widodo menyampaikan, produktivitas menjadi isu krusial pembangunan saat ini dan menjadi kunci agar Indonesia dapat terus tumbuh.

Dengan peningkatan produktivitas, Indonesia diharapkan dapat menaikkan output potensial sehingga dapat mengangkat trajektori ekonomi secara berkelanjutan dan melepaskan Indonesia dari Middle Income Trap sesuai Visi Indonesia 2045.

Salah satu kunci untuk tumbuh tinggi adalah transformasi digital. Namun transformasi digital ini perlu diimbangi industrialisasi digital sehingga Indonesia tidak hanya menjadi konsumen untuk produk digital impor, tetapi juga menjadi produsen besar digital yang memasok kebutuhan domestik dan luar negeri.

“Untuk itu, Kementerian PPN/Bappenas telah menyusun Peta Jalan Industri Digital Indonesia sebagai bagian dari Transformasi Ekonomi Indonesia,”ujar Presiden saat membuka Musrenbangnas tahun 2022, di Istana Negara, Jakarta, pada 28 April 2022.

Untuk memenuhi amanat “Making Delivered” dari Presiden, Kementerian PPN/Bappenas yang berperan sebagai clearing house memprioritaskan 14 dari 45 Major Project yang menjadi fokus tahun ini untuk mendukung transformasi ekonomi.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyampaikan pentingnya transformasi digital untuk mencapai transformasi ekonomi. Di dalam RKP 2023 tersebut, dijabarkan dalam 7 prioritas pembangunan nasional yang dilaksanakan melalui sejumlah major project. Yakni, pengembangan kawasan industri  prioritas dan smelter, pengelolaan terpadu usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Food estate, destinasi pariwisata prioritas, akselarasi pengembangan energi terbarukan dan konservasi energi.

Berikutnya, reformasi sistem perlindungan sosial, kesehatan nasional dan pendidikan keterampilan, percepatan penurunan kematian ibu dan stunting, wilayah adat Papua : Laa Pago dan Domberay, pembangunan Ibu Kota Nusantara, jaringan pelabuhan utama terpadu, transformasi digital dan terakhir, pembangunan fasilitas pengolahan limbah B3,”terangnya. (KP6).

 

  • Sabtu, 07 Mei 2022 - 18:29:44 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya