Tingkatkan Kesehatan Masyarakat Kampung Muara Nilik Bangun Resepoir

  • Rabu, 25 Agustus 2021 - 05:43:51 WIB
  • Administrator
Tingkatkan Kesehatan Masyarakat Kampung Muara Nilik Bangun Resepoir

Tinjau:Kepala DPMK Kubar….Faustinus Saydirahman Melakukan Peninjauan Pembangunan Resevoir/Menara Air Di Kampung Muara Nilik Kecamatan Damai.

SENDAWAR – Sering terjadinya penurunan kulitas air di Sungai Kedang Pahu, akibat banyaknya aktivitas di hulu sungai Kampung Muara Nilik Kecamatan Damai. Melalui kegiatan Dana Desa (DD) tahap pertama tahun 2021 memprioritaskan pembangunan Resepoir/Menara Air bersih sebagai upaya peningkatan kesehatan masyarakat, Senin (23/8).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Faustinus Syaidirahman meninjau langsung program pembangunan Resepoir/Menara Air yang dibangun dikampung Nilik Kecamatan Damai menggunakan (DD) Tahun anggaran 2021.

Kegiatan PKTD di Kampung Muara Nilik pelaksanaan pembangunan pisik sudah 99 pesen, hanya tinggal penyiapan operator. Dimana pengoperasian menara air tersebut menggunakan solar cell sehingga masih menyiapkan operator sebegabai pengelola, dan kedepan untuk pengelolaannya melalui BUMKA.

Daerah Aliran Sungai (DAS) Kedang Pahu sering terjadi penurunan kualitas air, maka DPMK sangat mendukung pembangunan sarana air bersih dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat dengan penyediaan air bersih bagi warga Kampung Muara Nilik Kecamatan Damai.

Untuk Tahun 2021 Kampung Muara Nilik melalui DD memprioritaskan pembangunan resepoir/menara air untuk penyediaan air bersih untuk warga, dan kegiatan dilakukan dengan PKTD hanya saja untuk pengadaan solar cell bekerjasama dengan pihak ketiga,  tetapi untuk pembangunan fisik lainnya semuanya menggunakan tenaga lokal.

Kepala DPMK Kubar menjelakan, dari hasil peninjauan langsung dilapangan, pelaksanaannya bagus dan sesuai ketentuan. Begitu juga respon masyarakat yang sangat antusias serta berharap adanya sarana air bersih karena selama ini warga setempat masih menggunakan ari dari sungai kedang pahu yang belum diolah.

Dengan adanya program air bersih, dan pembangunan sudah tuntas 100 persen  maka masing-masing rumah akan mendapatkan pasokan air bersih dengan menggunakan meteran air yang dikelola oleh BUMKA, dan saat ini juga sedang dilakukan pembahasan lebih lanjut tentang Perkam untuk tanggung jawab bagi pengelola dan masyarakat yang menggunakan air bersih, walupun sarana air bersih menggunakan solar cell/tenaga surya namun hal tersebut perlu perawatan, sehingga nanti berdasarkan hasil musyawarah ditentukan berapa tarif yang akan di bebankan kepada warga mayarakat.

Sekali lagi pada peninjauan langsung dilapangan kita melihat pembangunannya cukup baik. kita juga mengapresiasi dimana dimasa pandemi dalam pembangunan menggunakan tenaga lokal yang tentunya sangat membantu warga setempat untuk mendapatkan penghasilan.

Sesuai target pembangunan pada tahap pertama DD tahun 2021 pembangunan sarana air bersih bisa tuntas. Dimana program pembangunan tersebut memang yang sangat dibutuhkan warga setempat, oleh sebab itu dengan dibangunnya menara air tersebut warga sangat mendukung dan antusias serta tidak sabar menunggu air bersih bisa dialirkan kerumah-rumah warga. “Warga yang tinggal di DAS trauma air sungai kedang pahu yang keruh dan berlumpur karena banyak aktivitas dihulu sungai, sehingga dengan adanya air bersih ini tentu menjawab kebutuhan warga untuk air bersih,” kata Syaidirahman.

Untuk diketahui sesuai aturan pembangunan harus sesuai ketentuan, oleh sebab itu walupun pembangunan sudah selesai tidak bisa langsung dioperasikan, tapi masih menunggu proses.  Namun ketika meninjau sudah dilakukan uji coba dan bisa mengalirkan kerumah-rumah warga , sekali lagi warga sangat menunggu air bersih tersebut beroperasi.(hms10)

 

  • Rabu, 25 Agustus 2021 - 05:43:51 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya