PTM harus Dilaksanakan Untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan di Kubar

  • Sabtu, 18 September 2021 - 07:11:19 WIB
  • Administrator
PTM harus Dilaksanakan Untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan di Kubar

Tinjau PTM -- Sekretaris Kabupaten Ayonius Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Silvanus Ngampun Meninjau Langsung Pelaksanaan Hari Pertama PTM Di SDN 01 Busur Dan SMPN 02 Barong

SENDAWAR – Untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kubar,  Sekolah mulai melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas. Pada hari pertama  pelaksanaan PTM Terbatas Sekretaris Kabupaten Ayonius S Pd MM  didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Silvanus Ngampun meninjau langsung kesiapan dan pelaksanaan PTM Terbatas di SDN 01 Busur dan SMPN 02 Barong, Selasa (14/9)

Dalam arahan langsung di hadapan siswa/siswi Sekrekretasis Daerah mengingatkan agar anak-anak tetap disiplin Protokol kesehatan, serta sampaikan kepada orang tua agar bisa mendukung kegiatan PTM Terbatas. “Pihak sekolah juga harus terus memantau dan memonitor, jika ada perubahan terkait kesehatan segera laporkan dengan guru kelas dan kepala sekolah agar segera di cek, kita tentu berharap tidak terjadi apa-apa. Dengan kegiatan PTM tentu pemerintah mengharapkan anak didik semuanya bisa belajar  dengan baik, karena dengan tatap muka tentu berbeda dengan pelaksanaan daring,” kata Ayonius.

Sekali lagi pelaksanaan PTM terbatas dilakukan sebagai langkah dan upaya kita bersama  agar mutu pendidikan di Kubar semakin baik, dimana perkembangan covid di Kubar juga sudah menurun. Sehingga kita berdoa bersama-sama mudah-mudahan Covid-19 bisa terkendali dan hilang, sehingga siswa siswi tidak jadi korban.

Para siswa belajarlah dengan baik ikuti instruksi guru-guru harus diperhatikan, karena suasana saat ini berbeda dari hari-hari sebelum adanya Pandemi Covid-19.”Berkali-kali Ayonius menanyakan untuk memastikan kepada para siswa dan siswa bisa mengikuti protokol kesehatan, dan harapan tentunya kita semua tetap sehat dan bisa mengikuti pendidikan,” terang Sekda.

Pulang sekolah jangan keluyuran, ikuti instruksi guru untuk langsung pulang ke rumah. Dan ketika pulang juga tidak diperkenankan berkerumun jangan seperti waktu normal bisa berkerumun di masa pandemi harus tetap jaga jarak untuk menjaga kesehatan.

Sekda juga menyampaikan apresiasi kepada SDN 01 Busur sudah menyiapkan fasilitas sehingga hari pertama pelaksanaan PTM sudah bisa melaksanakannya, dan semua sekolah se Kubar wajib melaksanakn PTM . namun sebelum memulai kelengkapan dan syarat-syarat harus dipenuhi dan pada hari pertama dilakukan peninjauan langsung di SDN 01 Busur dan SMPN 02 Barong Tongkok bagaimana penataan dan pelaksanaannya.

Dengan pemantauan langsung juga sebagai evaluasi bagi pemerintah, untuk melihat sejauh mana yang sudah dilaksanakan serta perkembangan.

Secara khusus juga diucapkan kepada Kadisdik dan jarannya yang sudah menggagas kegiatan PTM, melalui peninjauan langsung  baik kesiapan sekolah, guru maupun siswa yang sudah mengikuti dengan baik  dan harapan semuanya bisa berjalan dan virus Covid-19 benar-benar bisa menurun sehingga proses belajar mengajar bisa berjalan normal.

Sekali lagi Kepala sekolah bersama guru harus mengevaluasi perkembangan di sekolah setiap hari, serta terima kasih juga kepada Disdik yang sudah bekerjasama dengan Puskesmas dan tenaga kesehatan di wilayah masing-masing. Dimana kegiatan PTM dilaksanakan di semua sekolah nantinya, oleh sebab itu berdasarkan hasil rapat bagi sekolah yang tidak berada di ibu kota kabupaten harus bekerjasama dengan Puskesmas setempat, serta hubungan komunikasi harus berjalan.”Jika terjadi dampak yang signifikan dengan perkembangan covid-19, maka diharapkan pihak sekolah bisa mengatasi sesegera mungkin, baik melalui Disdik, maupun Tim satgas Covid kabupaten, kecamatan dan kampung agar kita bisa mengambil langkah yang tepat dan cepat,” harap Ayonius.

Kita sangat yakin semangat dan antusias para siswa untuk belajar secara tatap muka bisa belajar langsung dan bisa bertemu dengan teman-teman  serta guru, semoga siswa tetap disiplin protokol kesehatan. Karena kunci utama dalam mengatasi Covid-19 ajalah disiplin Protokol kesehatan.

Dalam kesempatan yang sama kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan menghimbau kepada seluruh sekolah agar bisa mempersiapkan segala sesuatu  sesuai dengan daftar periksa seperti fasilitas fisik maupun non fisik/edukasi kepada siswa dan orang tua, serta menyiapkan ruang kelas dan peralatan.

Agar sekolah disetujui melaksanakan PTM Disdik meminta Tim satgas Covid-19 kecamatan, Kelurahan dan kampung yang melihat langsung  apakah semua item yang dipersyaratkan sudah dipenuhi, jika belum  maka sekolah tersebut belum boleh melaksanakan PTM. Jika sudah terpenuhi dan ada rekomendasi dari Kampung, Kelurahan dan kecamatan maka sekolah tersebut boleh melaksanakan PTM dan tetap mentaai Protokol Kesehatan.

Disdik dalam hal ini juga terus memantau, dalam pemantauan bukan hanya oleh Disdik tetapi juga seluruh tim satgas  covid-19, kecamatan, kelurahan dan kampung karena sekolah tersebar dimana-mana. Sekali lagi disdik memerlukan dukungan dari semua pihak terutama orang tua dan masyarakat, dimana ketika anak-anak pulang dari sekolah berada di rumah dan lingkungan masyarakat. Semoga apa kita mulai hari ini bisa terus berjalan kedepan dan kegiatan ini terus dievaluasi. Untuk jumlah siswa yang mengikuti PTM dibatasi, setengah dari jumlah siswa dan waktu belajar juga dibatasi, untuk pembagian waktu belajar diserahkan sepenuhnya kepada sekolah.(hms10)

 

  • Sabtu, 18 September 2021 - 07:11:19 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya