SINERGITAS :Bupati Kubar FX Yapan bersilaturahmi ibu Bhayangkari dan para bidan, pada peringatan HUT IBI ke-68 dan Hari Bidan Internasional, di Gedung ATJ Kantor Setkab Kubar.
SENDAWAR-Bidan merupakan profesi yang lebih banyak berhadapan langsung dengan masyarakat, khususnya kaum ibu dan anak-anak dalam melayani kesehatannya.
Oleh karenanya, bidan diharapkan menjadi ujung tombak dalam memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal. “Diantaranya, ibu-ibu hamil yang akan melaksanakan persalinan,”kata Bupati Kubar FX Yapan, pada peringatan HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-68 dan Hari Bidan Internasional, di Gedung ATJ Kantor Setkab Kubar, Rabu (2/10).
Bupati menambahkan di era globalisasi sekarang ini, keberadaan seorang bidan sangat diperlukan. Bidan diakui sebagai profesional yang bertanggungjawab dan bekerja sebagai mitra perempuan untuk memberikan dukungan yang diperlukan. Misalnya, asuhan dan nasihat selama kehamilan, periode persalinan dan depresi post partum (depresi pasca melahirkan), melakukan pertolongan persalinan dibawah tanggungjawabnya sendiri dan memberikan asuhan pada bayi baru lahir.
Bupati menyampaikan selamat atas HUT IBI ke-68 di Kubar. Bupati berharap peringatan ini bukan seremonial saja, namun pada sebagai refleksi meningkatkan profesi dan diri. Jadilah mitra yang baik bagi pemerintah, demi meningkatkan taraf kesehatan. Terutama bagi ibu dan anak di Kubar, guna tersedianya sumber daya manusia yang unggul untuk suksesnya pembangunan Kubar menyongsong hari esok yang lebih baik dari hari ini,”harapnya. (hms6)