SENDAWAR- Asisten I Setdakab Kutai Barat (Kubar), Faustinus Syaidirahman membuka sekaligus memimpin Rapat Koordinasi, Monitoring, Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dan Percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Kabupaten Kubar, didampingi Pemimpin PT. Bank Kaltimtara Cabang Sendawar, BKAD Kubar, di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Jumat (11/08/2023).
“Kegiatan ini bertujuan untuk tercapainya pemahaman yang sama tentang pengelolaan pendapatan asli Daerah, regulasi, potensi, upaya pemungutan serta upaya penyelesaian permasalahan dalam pengelolaan pendapatan asli daerah, serta adanya evaluasi atas pengelolaan pendapatan asli daerah dan meningkatnya motivasi dalam pencapaian target PAD tahun anggaran 2023, dan pemahan yang sama semua perangkat daerah tentang pentingnya elektronikikasi transaksi pemerintah daerah sebagai program nasional yang harus dilaksanakan dalam upaya meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan Keuangan Daerah, serta percepatan implementasi digitalisasi transaksi keuangan daerah baik dalam pengelolaan penerimaan maupun belanja pada semua perangkat daerah sehingga Kabupaten Kubar memenuhi target sebagai Kabupaten Digital”, ungkap Sekretaris Bapenda Veronita.
Pada kesempatan yang sama Asisten I Faustinus Syadirahman membacakan sambutan tertulis Bupati Kubar menyampaikan apresiasi positif, atas terlaksananya acara ini sebagai bentuk upaya penyamaan persepsi agar pelaksanaan dan pelaporan realisasi pendapatan daerah dapat berjalan dengan lebih baik.
“Saya harap forum ini juga kita manfaatkan sebagai sarana komunikasi untuk mengklarifikasi berbagai hal yang dirasa masih belum jelas agar terbuka secara terang benderang”, Ucap Faustinus
Lebih lanjut dalam sambutannya Bupati menjelaskan Salah satu sektor PAD yang perlu mendapatkan perhatian serius selain Pajak Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan dan Pendapatan Daerah Lainnya adalah Pengelolaan Retribusi, yang mana hingga pertengahan tahun ini realisasinya belum optimal. 12 OPD diharapkan bekerja keras dan sungguh-sungguh agar dapat memberikan hasil maksimal, baik dalam pelayanan umum kepada masyarakat maupun jasa usaha yang menghasilkan benefit sebagai salah satu sumber pendapatan daerah dalam melaksanakan pembangunan.
“Untuk itu, Saya minta dengan dikoordinir kepala opd selaku pimpinan unit kerja segera lakukan pembenahan dan terobosan-terobosan dalam mencapai upaya tersebut. Maksimalkan potensi yang dimiliki, atur perencanaan dan strategi secara akurat serta buat inovasi-inovasi meskipun dengan segala keterbatasan yang ada. Jangan hanya defensif, PAD itu harus kita kejar, kita perjuangkan untuk mendapatkan hasil optimal. Oleh karenanya pada kesempatan rapat koordinasi hari ini, mari kita diskusikan bersama untuk menghasilkan solusi terbaik”, Ujarnya
Ia berpesan agar meningkatkan kapasitas SDM pelaksananya sehingga mampu memberikan pelayanan secara prima bagi penerima layanan dan juga meningkatkan kesiapan sarana dan prasarana maupun aset yang dimiliki untuk memberikan daya tarik agar mampu menambah jumlah pemakaian dan memberikan kepuasan bagi masyarakat yang memanfaatkannya.
FX Yapan meminta agar segera melakukan sinergi terhadap regulasi terbaru terkait jenis maupun tarif layanan dan selalu memperhatikan kemampuan ekonomi masyarakat sebagai penggunanya dan terkait percepatan elektronifikasi transaksi daerah maka kepada seluruh OPD agar segera menerapkan transaksi secara elektronik guna meningkatkan tata kelola keuangannya serta memberikan kemudahan kepada masyakat luas dalam melakukan pembayaran.
Turut hadir dalam rapat tersebut, para Pejabat lingkup Kabupaten Kubar, para Camat dan para petinggi bersama pengurus Kampung se-Kabupaten Kubar. (KP23)