OPTIMALKAN : Wabup Kubar (tiga kanan) didampingi Asisten 2 Sekkab Kubar Ayonius (tiga kiri) dan Asisten 3 Sekkab Kubar Asrani (dua kiri) menyerahkan cenderamata kepada Khairid Daha selaku Kabag Tata Laksana Organisasi Setprov Kaltim (dua kanan) secara simbolis, di Auditorium ATJ Setkab Kubar.
SENDAWAR-Konsistensi dan peningkatan pelayanan publik ini bukan pilihan. Namun secara tegas adalah sebagai tugas dan tanggungjawab yang wajib dilakukan setiap birokrasi yang ada. Wabup Kubar Edyanto Arkan mengatakan lahirnya inovasi bersumber dari inisiatif, pengetahuan dan teknologi. Inovasi diciptakan mempermudah
urusan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup setiap individu serta meningkatkan ekonomi warga. Bahkan meningkatkan derajat kesehatan hingga kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan,”kata Wabup.
Dia menyampaikan ini pada kick off dan sosialisasi Permen PAN dan RB Nomor 5 tahun 2019 tentang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemda, BUMN dan BUMD, di Auditorium Aji Tulur Jejangkat Kantor Setkab Kubar, Barong Tongkok, Kamis (17/10). Wabup berharap kepala Perangkat Daerah (PD) dan camat, agar responsif dengan menindaklanjutinya dengan mendorong, membina, mengarahkan seluruh unsur pejabat struktural, di Unit Kerja (UK) serta staf terkait.
Hal ini untuk menggali potensi serta menganalisa peluang apa yang dapat melatarbelakangi lahirnya inovasi yang cerdas dan berkualitas dengan melibatkan jajaran untuk kreatif dengan melihat potensi atau kondisi yang menjadi kebutuhan vital serta urgen publik, di Kubar.
Sementara itu, Bagian Organisasi Sekkab Kubar diharapkan harus pro aktif menggerakkan PD/UK atau lakukan sistem jemput bola. Kemudian buat perencanaan dan targetnya. Laporkan secara berkala perkembangan kegiatan ini dan semua pihak terkait terlibat aktif. Suksesnya hal ini adalah kerjasama seluruh elemen tanpa terkecuali. Semoga kegiatan ini, memberikan output dan hasil yang nyata dan signifikan dengan percepatan perangkat daerah untuk segera melahirkan
inovasi-inovasi pelayanan publik.
Kabag Organisasi Setdakab Kubar Erik Victory menambahan tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut diantaranya, mendorong PD dan unit penyelenggara pelayanan publik di lingkungan Pemkab Kubar, untuk berpartisipasi dalam kompetisi inovasi pelayanan publik tahun 2020 mendatang. Adapun inovasi yang berpotensi disertakan dalam KIPP 2020. Yakni, Kelurahan Melak Ulu Kecamatan Melak dengan judul inovasi SIMANTAP (Sistem Manajemen Terpadu Yang Bebas Pungli). UPT Puskesmas Barong Tongkok dengan lima judul inovasi terdiri, PUSTAKA (Puskesmas Tanpa Kartu Antrian), SELAMAT PAGI (Siapkan Obat TB Setiap Jumat Pagi). Kemudian, CHIBIDA (Chat Selalu Bidan Ada), PRO-BALITA (Peningkatan Pelayanan Kepala Balita) dan terakhir Puskesmas Ramah Anak,”rincinya. (hms6)