Pembukaan Pesparawi Tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun 2019

  • Rabu, 23 Oktober 2019 - 07:18:59 WIB
  • Administrator
Pembukaan Pesparawi Tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun 2019

PEMBUKAAN:Staf Ahli Bidang Politik, Hukum Dan Keamanan Kaltim Arih Franata  Filifus Sembiring Didampingi Bupati Kubar, Anggota DPD RI, Anggota DPR Provinsi Dan Anggota DPRD Kubar, Ketua TP PKK Kabupatem, Ketua DWP Kubar, Memukul Gong Tanda Kegiatan Pesparawi Tingkat Provinsi Kaltim Resmi Dilaksanakan

SENDAWAR – Sebanyak 746 kontingen dari tujuh Kabupaten Kota Se Kaltim, yakni Balikpapan, Berau, Bontang, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Samarinda dan Kutai Barat  mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Tingkat Provinsi Kalimantan yang dilaksanakan di Gelanggang Olahraga Desnan Kutai Barat selama empat hari mendatang, dibuka secara langsung oleh Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Kaltim Arih Franata  Filifus Sembiring S IP  dan dihadiri  Bupati Kubar, Anggota DPD RI, Anggota DPR Provinsi Dan Anggota DPRD Kubar, Ketua TP PKK Kabupaten, Ketua DWP Kubar, Asisten II, serta Kepala PD dilingkungan Pemkab Kubar, Selasa (22/10).

Gubernur Kaltim Dr Ir Isran Noor M Si dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Kaltim Arih Franata  Filifus Sembiring S IP menuturkan, kegiatan Pesparawi untuk memotivasi umat Kristiani sebagai salah satu elemen bangsa agar dapat mengembangkan dan membangun bangsa dibidang seni budaya yang bernafasnya agama.

Selanjutnya untuk meningkatkan sosialisasi revitalisasi nilai-nilai dan pemikiran tentang seni budaya yang dijiwai oleh ajaran Kekristenan dalam rangka pelestarian, pengembangan seni budaya bangsa.  Untuk membangun persepsi yang sama diantara umat  Kristiani bahwa Pesparawi adalah  sarana ibadah  dalam meningkatkan motivasi peningkatan kualitas iman. Begitu juga untuk mengembangkan pemikiran yang kritis, kreatif, inovatif dan realisasi tentang pesparawi dengan tetap setia terhadap ajaran atau iman kristen. Selain itu juga untuk mendorong kegiatan-kegiatan kebersamaan dan kemitraan di kalangan lembaga-lembaga keagamaan kristen.

Gubernur juga menyatakan Pesparawi ini juga sebagai monentum yang sangat baik dalam upaya kita menyemarakan pujian kepada tuhan melalui paduan suara, lagu-lagu rohani  yang indah, harmoni dan mendamaikan. Oleh karena itu atas nama Pemprov Kaltim  saya menegaskan lomba-lomba pada Pesparawi hendaknya tidak hanya sebatas melahirkan para juara, namun dapat pula lebih ditingkatkan ditingkatkan pada pemahaman penghayatan dan pengamalan terhadap apa yang terkandung didalam bait-bait lagu rohani dan syair-syair pujian yang dinyanyikan.

Setiap lagu rohani dan syair pujian yang terkandung didalamnya, menuntut agar kita mengambil hikmah dan pelajaran dan berarti untuk diwujudkan  dengan sikap nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, semoga semua umat Kristiani khusnya dapat memiliki kearifan sikap dan kemampuan untuk memfilter dampak-dampak negatif kemajuan zaman, memiliki jati diri dan menjadi insan yang kuat, tangguh dan bermartabat, kuat dalam keimanan dan tidak cabut dari akar budaya bangsa sendiri.

Sekali lagi atas nama Pemprov Kaltim mengajak kepada seluruh umat Kristiani agar terus menjalin persaudaraan, persatuan dan kedamaian, menyebarkan cinta dan kasih sayang terhadap sesama hingga senantiasa terwujud Kalimantan Timur yang aman, damai dan sejehtera.(hms10)

 

  • Rabu, 23 Oktober 2019 - 07:18:59 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya