JALIN SINERGI:Asisten 1 Misran Effendy (tengah batik biru) berfoto bersama dengan kepala OPD dan unsur Forkompinda, setelah pembukaan Rakor Stastitik yang di adakan oleh Diskominfo Kubar.
SENDAWAR- Dinas Komunikasi dan Informatika Kutai Barat menyelenggarakan Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral di Pemerintahan Kabupaten Kutai Barat, dibuka Asisten I Setdakab, Misran Effendy bertempat di ruang rapat utama Kantor BP3D lantai 2, belum lama ini, acara diikuti oleh Kepala dan perwakilan OPD Kubar dan Forkompinda.
Bupati Kutai Barat dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Kesra Setdakab. Kutai Barat Misran Effendi mengatakan, “Melalui kegiatan ini akan menyatukan pemahaman betapa pentingnya seluruh pihak terkait yang hadir hari ini dapat secara aktif menyediakan bahkan menyajikan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat di pertanggungjawabkan serta mudah diakses”tuturnya
Lanjut Yapan “Seperti kita ketahui bersama ketersediaan data memberikan ragam manfaat seperti mendukung pelayanan publik, perencanaan pembangunan alokasi anggaran, penegakan hukum, pencegahan kriminal saya mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika”katanya.
“Kepada Dinas Komunikasi dan Informatika sebagai penyelenggara statistik sektoral yang merupakan wali data terhadap data dan informasi yang berkaitan dengan kewenangan daerah ataupun data penunjang lainnya, agar terus meningkatkan kinerjanya dengan melakukan metode jemput bola sehingga data-data yang diperlukan dapat terkumpul, terus jalin sinergitas kepada seluruh Perangkat Daerah ataupun Organisasi Masyarakat bahkan Lembaga terkait sehingga Kominfo menjadi wadah pengolahan data seperti data-data terkait kondisi geografis, ragam potensi bahkan program apa yang telah di capai”, harapnya.
Sementara itu Kasi Pengelolaan Informasi Publik Dan Statistik Emanuel Akin mengatakan, Diskominfo sebagai leading sektor dalam bidang TIK di Pemerintahan tentu saja akan berusaha untuk mendukung serta menjalankan apa yang menjadi program Pemerintahan terutama yang menyangkut dalam pengelolaan TIK. “Namun dalam pengembangan Satu Data Indonesia (SDI) Diskominfo masih menunggu petunjuk teknis dari Pemerintah Pusat terkait standar data, meta data, interoperabilitas dan refrensi data untuk dapat menyusun perencanaan dan arsitektur sistem informasi statistik daerah”, pungkasnya. (hms36)