DPRD Kubar Mendengarkan Pidato Presiden

  • Senin, 19 Agustus 2019 - 13:46:02 WIB
  • Administrator
DPRD Kubar  Mendengarkan Pidato Presiden

SENDAWAR-Tiga hari setelah dilantik anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Barat ( Kubar) yang baru menggelar sidang istimewa untuk mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo, jelang HUT RI ke-74, bertempat di ruang sidang utama DPRD kubar, Jumat (16/8)pagi sekittar pukul 10.00 Wita.

Sidang istimewa dipimpin langsung Ketua DPRD Jackson Jhon Tawi, dari pemerintah terlihat hadir Bupati Kubar FX.Yapan, Wakil Bupati Edyanto Arkan, Sekda Yacob Tullur, dan pejabat esslon, sementara dari Forkompinda ada terlihat Kapolres Kubar AKBP I Putu Yuni Setiawan, S.IK M.H. dan Dandim 0912/KBR Letkol Inf  Anang Sofyan Effendy.

Anggota DPRD periode 2019-2024 yang hadir berjumlah 23 anggota dari total 25 anggota, semua yang hadir mendengarkan secara seksama pidato Presiden, ruang sidang nampak penuh.

Saat pidato Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo mengatakan bahwa pembangunan Indonesia harus Indonesia Sentris. Jika satu visi kita akan melangkah maju. “Saya mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama memajukan bangsa,” katanya. Lanjutnya menyampaikan, adanya setiap ancaman kita harus hadapi dengan segala kewaspadaan. Indonesia tidak takut dengan persaingan dengan menemukan cara baru yang kreatif, lebih cepat dan lebih baik. “Kita membutuhkan cepat dan selamat,” tegasnya.

Jokowi menambahkan, pembangunan infrastruktur harus disiapkan. Kita butuh terobosan, butuh SDM unggul yang siap bekerja keras yang mengubah kesulitan jadi kemampuannya. Kita harus berani memulai dari sekarang. Kita juga sudah memproduk si sendiri aftur, mobil listrik. Pengusaha pengusaha harus berani berusaha di tingkat dunia. Jika kita fokus maka saya yakin kita akan mampu melakukan lompatan-lompatan disegala bidang. Sumber Daya Manusia Indonesia harus kompetitif yang sehat dan kuat. Turunkan stunting sehingga menjadi
generasi yang premium. Cegah korupsi tanpa menggangu inovasi. Hentikan regulasi yang menjebak dan menakut nakuti harus dihapus. “Saya meminta ijin kepada anggota DPR untuk memindahkan Ibukota Negara Indonesia ke Pulau Kalimantan,” tutup Jokowi

Sementara itu Bupati Kutai Barat FX Yapan Temanggung Singa Praja menanggapi positif pidato Presiden Jokowi.

“Sudah saatnya kita menghapus tatanan birokrasi yang gemuk namun tidak produktif. Lebih baik sedikit namun kerja produktif untuk Kutai Barat yang lebih baik,” tegasnya.(hms36)

  • Senin, 19 Agustus 2019 - 13:46:02 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya