KUTAI BARAT – PROKOPIM. Wakil Bupati Kutai Barat, H. Nanang Adriani, secara resmi menutup Open Kejuaraan Domino Bupati Cup Tahun 2025 yang berlangsung di Taman Budaya Sendawar (TBS), Minggu (7/12) malam. Penutupan turnamen ini menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dalam memajukan domino sebagai olahraga rekreasi sekaligus olahraga prestasi.
Dalam sambutannya, Wabup menekankan bahwa turnamen domino bukan sekadar permainan, tetapi merupakan ajang yang sarat strategi, ketajaman berpikir, kemampuan membaca situasi, ketepatan perhitungan, serta kecerdasan dalam mengambil keputusan secara efektif.
“Kegiatan yang kita laksanakan ini memiliki makna penting, karena domino kini menjadi bagian dari upaya memajukan olahraga masyarakat. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat memandang kegiatan ini sebagai dukungan nyata terhadap perkembangan olahraga, sekaligus wadah pembinaan atlet yang dapat membawa nama baik daerah hingga tingkat provinsi bahkan nasional,” ujarnya.
Wabup Nanang juga menegaskan beberapa tujuan penting dari pelaksanaan kejuaraan ini, di antaranya:
• Menjaring atlet domino berbakat di tingkat kabupaten sebagai persiapan menuju kompetisi lebih tinggi.
• Mendukung upaya PORDI dalam mempopulerkan domino sebagai olahraga otak yang resmi.
• Melatih kemampuan berpikir taktis, ketepatan perhitungan, daya ingat, serta kemampuan membaca karakter lawan.
• Mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat dari berbagai komunitas.
• Menumbuhkan semangat sportivitas, kreativitas, dan disiplin dalam kompetisi yang sehat dan beretika.
Lebih lanjut, Wabup menyampaikan bahwa turnamen seperti ini turut mempromosikan potensi budaya dan pariwisata lokal, sekaligus membangun karakter masyarakat yang solid.
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, tegas Wabup, memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan turnamen domino yang dinilai memiliki potensi besar berkembang sebagai olahraga prestasi sekaligus sarana memperkuat kebersamaan masyarakat.
“Ke depan, kita berharap kejuaraan ini terus dilaksanakan secara rutin, melibatkan lebih banyak peserta, serta melahirkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Kutai Barat,” ucapnya.
Di akhir sambutan, Wabup mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, PORDI Kutai Barat, para wasit, sponsor, dan seluruh pihak yang telah berperan menyukseskan kegiatan. Ucapan penghargaan juga diberikan kepada semua peserta yang bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas.
Dengan memohon rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Wabup kemudian menyatakan Penutupan Kejuaraan Domino Bupati Cup 2025 secara resmi ditutup.
Sementara itu, Ketua PORDI Kaltim, H. Andi Fathul Khair, menjelaskan bahwa turnamen tahun ini diikuti 312 peserta yang berasal dari Kalimantan Selatan, Sulawesi, serta lima pemerintah daerah di Kaltim, yakni Bontang, Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, dan Kutai Barat.
Menurutnya, turnamen ini bertujuan untuk menilai kepiawaian olah pikir, karakter kejujuran, dan sportivitas, sekaligus sebagai ajang seleksi untuk rekomendasi atlet menuju tingkat nasional.(KP36)