Pjs Bupati Kubar M Syirajudin (kiri) dan Sekkab Kubar Ayonius bersama Forkpimda menyaksikan Ketua MUI Kubar KH Ahmad Asrori (kanan) menandatangani deklarasi damai, di Balai ATJ, Kantor Setkab Kubar.
SENDAWAR-Tokoh agama Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menggelar deklarasi pilkada 2020 bertema deklarasi damai mendukung penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wabup Kubar 2020, di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Kantor Setkab Kubar, pada 18 November 2020.
Ada empat hal pernyatakan dalam deklarasi deklarasi damai. Pertama, mendukung penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wabup Kubar tahun 2020 secara luber, jurdil dan aman covid-19. Kedua, mendukung terciptanya kamtibmas Kubar yang aman, damai dan kondusif selama penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wabup Kubar tahun 2020.
Ketiga, mengimbau masyarakat Kubar tidak terpancing berita hoaks, ujaran kebencian dan isu sara dan keempat, mengajak masyarakat Kubar untuk datang ke TPS, pada 9 Desember 2020. Guna menyalurkan hak pilih pada pemilihan Bupati dan Wabup Kubar tahun 2020.
Deklarasi damai ini, ditandatangani bersama oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia Kubar, KH Ahmad Asrori. Vikaris episkopal (Vikep) Sendawar Kubar, P. Tadeus Sam Anyeq. Ketua Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Kubar, Pendeta Asa Merang, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kubar, Kadek Dwi Sujaya dan Ketua Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia (MAGABUDHI) Kubar, Saniah.
Berikutnya, dari Pemkab Kubar disaksikan Pjs Bupati Kubar M Syirajudin, Sekkab Kubar Ayonius beserta jajarannya. Sedangkan dari Forkopimda, Kapolres Kubar AKBP Irwan Yuli Prasetyo, Dandim 0912 Kubar Letkol Inf. Anang Sofyan Effendi, Kepala Kejari Kubar Wahyu Triantono dan Anggota KPUD Kubar.
Pjs Bupati Kubar M Syirajudin mengatakan alhamdulilah deklarasi sudah terwujud untuk mendukung pilkada damai di Kubar. Apalagi yang mendeklarasikan adalah tokoh-tokoh agama yang menjadi panutan warga masyarakat.
Mudah-mudahan melalui deklarasi damai ini, seluruh warga masyarakat Kubar mendukung dan mensuksekan pilkada di Kubar ini. “Demokrasi itu biasa dan berbeda pilihan itu juga biasa, namun tetap harus menjaga ketertiban dan keamanan di Kubar,”tegasnya.
“Semoga pemimpin yang terpilih dan memimpin Kubar lima tahun kedepan membawa kemakmuran dan kesejahteraan,”ucapnya. (hms6)