Menjelang Hari Raya Keagamaan Umat Kristiani, Disdagkop Kubar adakan Pasar Murah

  • Kamis, 26 November 2020 - 07:14:47 WIB
  • Administrator
Menjelang Hari Raya Keagamaan Umat Kristiani, Disdagkop Kubar adakan Pasar Murah

Pelaksanaan pasar murah yang digelar oleh Disdagkop Kubar dan sangat disambut antusias masyarakat.

SENDAWAR - Kegiatan Pasar Murah yang dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan dan Koperasi (Disdagkop) Kutai Barat (Kubar) berakhir pada Selasa (24/11). Kegiatan tersebut dilaksanakan dibeberapa tempat antara lain Kampung Kelian Luar Kecamatan Long Iram, Tering Lama Kecamatan Tering dan Linggang Melapeh Kecamatan Linggang Bigung, kata Kepala Dinas Disdagkop Kubar, Salomon Sartono melalui Kabid Perdagangan Disdagkop Kubar, Ambrosius Ndopo pada Selasa (24/11).

 

Dijelaskannya lebih lanjut bahwa dalam kegiatan pasar murah tersebut bertujuan menjaga stabilitas harga terutamanya menjelang hari raya keagamaan dan tahun baru. Dimana harga sembako biasanya mengalami lonjakan yang cukup tinggi.

 

"Untuk menjaga stabilitas harga sembako sekaligus upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan di masa pandemi yang tengah berlangsung hingga saat ini," tegasnya.

 

Dalam kegiatan pasar murah tersebut, Disdagkop menyediakan beberapa paket sembako yang harganya cukup terjangkau. Ada dua paket harga, yakni paket dengan harga Rp 75ribu dan Rp 100ribu yang sebelumnya sudah dikemas oleh anggota Disdagkop Kubar.

 

"Selain menyediakan sembako berbentuk paket, ada juga beras ukuran medium (5kg) dan telur ayam yang harganya lebih murah dari biasanya. Yang mana biasanya harga beras 5 kg ini berkisar Rp 54ribu dijual dengan harga Rp 44ribu. Dan juga telur ayam yang dijual dengan harga Rp 38ribu/piring dari harga normal yang berkisar Rp 48-50ribu/piring," terangnya.

 

Meskipun dilaksanakan ditengah masa pandemi, seluruh kegiatan tetap dilaksanakan dengan mengedepankan protokol kesehatan. Masyarakat yang datang diwajibkan untuk menggunakan masker dan menjaga jarak. Serta selalu mencuci tangan saat datang dan pulang dari tempat kegiatan tersebut.

 

"Protokol kesehatan tetap dijalankan, kita tidak ingin adanya penambahan kasus baru. Karena tujuan kita untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya menjelang hari raya keagamaan dan tahun baru serta di masa pandemi sekarang ini," tandasnya. (hms36)

 

  • Kamis, 26 November 2020 - 07:14:47 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya