ANDALAN : Wabup Kubar Edyanto (kanan) saat panen raya ikan oleh Kelompok Tani Nelayan Harapan Jaya, di RT 5 Kampung Penyinggahan Ilir Kecamatan Penyinggahan. (Sebelum wabah corona)
SENDAWAR-Sektor perikanan menjadi salah satu primadona untuk mendorong kemajuan ekonomi di Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Diantaranya, di wilayah Kecamatan Penyinggahan.
Posisi geografisnya berada di perairan (sungai), merupakan modal penting pengembangan perikanan. “Pemerintah optimis menjadikan perikanan, sebagai sektor andalan,”kata Camat Penyinggahan Masranik, usai meninjau keramba ikan, di Kampung Penyinggahan Ilir.
Untuk usaha nelayan ini agar diperhatikan, baik dinas perikanan dan pertanian. Terkait tentang masalah harga, penjualannya dan ekspor ikan ini, apabila panen. Sehingga apabila harganya stabil, nantinya berdampak kesejahteraan masyarakat (nelayan).
Saat ini, masyarakat hanya perorang untuk menjualnya kepada pihak pengumpul. Itu pun harganya, semaunya dan semurah-murahnya.”Kalau bisa ada pengumpul semacam agen dan harganya pun sesuai standar,”terangnya.
Sementara ini, untuk penjualan ikan ke wilayah Melak. Satu minggu itu, dua kali dan rata-rata 30 ton. Ada beberapa jenis ikan yang dibudidaya oleh masyarakat, seperti ikan Nila, Emas, Jelawat, Patin dan Baung.
Untuk harganya, Ikan Nila dan Ikan Emas masing-masing Rp30 ribu perkilogram dan Ikan Patin, Rp35 ribu perkilogram. Masyarakat di wilayah Kecamatan Penyinggahan sebagai nelayan sekitar 70 persen dan 30 persen lagi sebagai petani, PNS, perusahaan swasta. (hms6)