Jalan Sehat Harganas

  • Minggu, 28 Juli 2019 - 15:07:42 WIB
  • Administrator
Jalan Sehat Harganas

SENDAWAR – Sebanyak 12 ribu keluarka baik dari Kubar, maupun peserta dari sembilan Kabupaten Kota se Kaltim ikut memeriahkan kegiatan senam dan jalan sehat sekaligus Pembukaan Gelar Dagang Kelompok UPPKS yang laksanakan di Alun-Alun Itho dalam rangka mememperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXVI tingkat Provinsi Kaltim tahun 2019, dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Hj Nor Baiti Isran Noor Amd SH, Selasa (16/7). Selanjutnya jalan sehat dengan hadiah utama perjalanan Umroh dimengkan oleh Sutina dari Long Iram dan Holy Land/Jerusalem dimenangkan Cecilia Sari dari Busur. Dan untuk hadiah sepeda motor dimengkan oleh Mella dan Iin. Turut hadir ketua TP PKK Provinsi Kaltim, Ketua TP PKK Kubar dan Anggota, Wakil Bupati Kubar, Kepala BKKBN Provinsi Kaltim, Sekretaris Kabupaten Kubar, Kapolres dan Dandim 0912 Kubar, Perwakilan Pengadilan, para kepala PD dilingkungan Pemkab Kubar, Camat, serta para tamu undangan dari 9 Kabupaten Kota se Kaltim.


Lebih lanjut dalam sambutan Bupati FX Yapan SH Tumenggung Singa Praja menuturkan atas nama pribadi, beserta Jajaran Pemerintah dan seluruh Masyarakat Kabupaten Kutai Barat menyatakan rasa bahagia dan bangga atas perkenannya Kabupaten Kutai Barat menjadi tuan rumah dan dipercaya oleh Provinsi Kaltim dalam penyelenggaraan keseluruhan rangkaian kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Keluarga Nasional XXVI (dua puluh enam) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun 2019 yang dilaksanakan di Kabupaten Kutai Barat. Sekiranya melalui pelaksanaan keseluruhan kegiatan ini dapat mendorong pemahaman masyarakat untuk terus meningkatkan kesejahteraan keluarga di seluruh Provinsi Kalimantan Timur secara khusus dan seluruh masyarakat Indonesia secara umum Bupati menambahkan, seperti yang kita ketahui, keluarga adalah unit sosial terkecil dalam masyarakat yang sangat berpengaruh dalam mewujudkan SDM sebagai aset negara dan masyarakat atau rakyat ini merupakan salah satu dari unsur Negara. Secara tidak langsung dapat dipahami bahwa keluarga memiliki peran yang vital terhadap suksesnya pembangunan bangsa mengingat dari keluargalah seorang individu dibentuk karakternya. Keluarga mendapatkan peranan yang sangat strategis dalam pembangunan yakni sebagai salah satu pilar pembangunan yang kokoh, yang memiliki komitmen pembangunan Sumber Daya Manusia melalui keluarga, terutama sekali pembinaan para generasi muda yang pada masa mendatang akan melanjutkan proses pembangunan daerah. Dan ini diawali dengan lahirnya generasi bangsa yang sehat berkualitas, memiliki ketahanan keluarga serta berdaya, berdikari dan mandiri secara ekonomi. Selanjutnya berkaitan dengan kegiatan Gelar Dagang Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera yang diikuti oleh 10 Kabupaten/Kota se Provinsi Kalimantan Timur serta 16 Kecamatan se Kabupaten Kutai Barat. Diharapkan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera mampu menjadi program Pemerintah untuk membantu keluarga miskin dalam meningkatkan pendapatan keluarga. Saat ini masih banyak keluarga yang menghadapi berbagai kendala dan hambatan untuk dapat hidup sejahtera dan berkualitas.

Bupati juga memaparkan, peningkatan kesejahteraan melalui pemberdayaan keluarga merupakan terobosan untuk mempercepat tranformasi kegiatan non sosial ekonomi menjadi usaha ekonomi yang bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan minat, semangat serta keterampilan keluarga dalam bidang usaha ekonomi produktif, sehingga diharapkan melalui upaya ini dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha yang ada dalam rangka pembelajaran usaha ekonomi produktif pada skala rumah tangga. Saya harap agar gelar dagang ini tidak hanya menjadi bagian momentum seremonial peringatan Harganas semata namun juga dikembangkan di lingkungan keluarga sehingga dapat memberdayakan dan meningkatkan perekonomian keluarga dan sebagai solusi dalam mengentaskan perekonomian keluarga pra sejahtera.

Apalagi jika usaha ini dapat mengangkat nilai-nilai kearifan lokal seperti potensi daerah seni kerajinan, sandang motif khas daerah serta kuliner sehingga usaha ekonomi tersebut selain bernilai komersil juga dapat menjadi ajang promosi untuk mengenalkan kekayaan daerah kepada khalayak luas.(Hms10)

  • Minggu, 28 Juli 2019 - 15:07:42 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya