Musrenbang ---Sekretaris Kabupaten Ayonius Membuka Kegiatan Musrenbang Tingkat Kecamatan Barong Tongkok.
SENDAWAR – Menindaklanjuti hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kampung dan kelurahan yang telah dilaksanakan pada 12-27 Januari lalu. Kecamatan Barong Tonggkok Melaksanakan Musrenbang Tingkat Kecamatan di Aula pertemuan Kelurahan Barong Tongkok sebagai upaya mengidentifikasi permasalah, kebutuhan dan kegiatan sebagai skala prioritas melalui sumber usulan tingkat kampung sesuai kesepakatan bersama , yang nantinya menjadi dokumen perencanaan daerah yang dimuat dalam RKPD Kubar TA 2023, Kamis (10/2).
Selanjutnya Musrenbang sendiri merupakan forum musyawarah tahunan untuk dijadikan masukan menjadi program prioritas Kampung dan kelurahan serta menyepakati program lintas kampung di kecamatan sebagai dasar penyusunan rencana kerja kecamatan dan rencana kerja SKPD pada TA 2023 yang akan datang. Selanjutnya membahas dan menetapkan program prioritas tingkat kecamatan yang belum tercakup dalam program pembangunan kampung/kelurahan. Turut hadir Camat Barong Tongkok, Koramil dan Kapolsek Barong Tongkok.
Lebih lanjut dalam sambutan tertulis Bupati FX Yapan SH yang dibacakan oleh Sekretaris Kabupaten Ayonius S Pd MM menuturkan kegiatan Musrenbang memiliki maksud dan tujuan untuk membahas dan menyepakati hasil-hasil musrenbang dari tingkat kelurahan dan kampung yang akan diangkat menjadi prioritas pembangunan di wilayah Kecamatan Barong Tongkok.
Bupati menambahkan, seperti kita ketahui bersama, Sistem Perencanaan Pembangunan baik secara nasional maupun didaerah terus mengalami penyempurnaan. Hal tersebut dapat terlihat melalui Dasar Pelaksanaan Kegiatan yang mengacu pada Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi dan Rancangan peraturan daerah tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah serta tata cara perubahan rencana jangka panjang daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Hingga Kepmendagri 050-5889 Tahun 2021 Tentang Hasil Verifikasi Validasi Dan Inventarisasi Klasifikasi Kodefikasi Dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan Dan Keuangan Daerah.
Secara khusus Bupati berpesan dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang lebih demokratis, transparan, akuntabel, efisien dan efektif di bidang perencanaan pembangunan daerah, maka kecamatan dan kampung harus lebih mempertajam kembali setiap usulan Kelurahan dan Kampung tersebut dengan tetap mengacu pada Visi dan Misi Kabupaten melalui skala prioritas, realistis dan berkualitas serta terukur yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Saya juga berharap perumusan dan penetapan program prioritas nantinya, harus benar-benar mampu menjawab permasalahan serta mendorong pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya di Kecamatan Barong Tongkok ini.
Melalui forum Musrenbang tingkat Kecamatan ini, kiranya segenap potensi dapat dicurahkan untuk membangun kerangka pikir, orientasi dan persepsi yang sama, pada upaya pemenuhan kebutuhan dan pelayanan masyarakat, sesuai dengan proporsi dan rasionalitas kemampuan anggaran, karena tidak mungkin dapat memenuhi seluruh kebutuhan yang dihadapi pada satu tahun anggaran, kembali saya mengharapkan dalam perumusan program pembangunan dan penggunaan anggaran yang diutamakan adalah kebutuhan masyarakat bukan kepentingan tertentu.
Sekali lagi, hasil Musrenbang akan menjadi bahan masukan bagi penyusunan RKPD Kabupaten, tentu saja yang pun mengingatkan untuk selalu memperhatikan kebutuhan aspirasi masyarakat.
Secara khusus Sekretaris Kabupaten Ayonius S Pd MM menambahkan, kita tahu kegiatan musrenbang sudah dilaksanakan dari tingkat kampung dan kegiatan musrenbang saat ini dilaksanakan untuk tingkat kecamatan, tentu semua usulan kampung tidak mungkin langsung bisa direalisasikan dalam satu tahun anggaran namun paling tidak setiap kampung sudah membuat draft perencanaan yang baik yang nantinya akan dinilai tingkat urgenitas dan ketersediaan anggarannya.
Dalam kesempatan yang sama Ayonius menekankan setiap kampung dan kecamatan harus membuat perencanaan yang jelas dan program yang sangat prioritas apalagi Kubar kedepan sebagai salah satu wilayah penyangga Ibu Kota Negara, sehingga kita harus mempersiapkan diri dari saat ini untuk menyambut IKN.”Jangan sampai pembangunan tidak memiliki dampak yang efektif dan luas. Begitu juga banyak kampung yang mendirikan pasar, namun pasar yang dibangun tidak pernah digunakan, saat ini juga zaman sudah berubah oleh sebab itu para petinggi dan PD teknis bisa betul-betul menelaah suatu kebutuhan yang mendesak, jangan asal membangun harus sesuai dengan kebutuhan mendasar dan berdampak luas bagi kehidupan khalayak luas,” tegas Ayonius.(KP10)