SENDAWAR - Semangat moderasi beragama harus terus digaungkan kepada segenap lapisan masyarakat. Awal tahun ini Badan Kesatuan kebangsaan dan Politik Kabupaten Kutai Barat langsung tancap gas menggelar kegiatan bertema diatas kepada masyarakat kecamatan Tering, Rabu (16/2).
Untuk memberikan pemahaman yang hakiki terkait moderasi, Kesbangpol menggandeng Kakankemenag Kabuppaten Kutai Barat Drs. H. Muhammad Syahrir, MH untuk memberikan materinya seputar kerukuan beragama. Beliau ungkapkan tujuan moderasi, salah satunya untuk menciptakan kondusifitas wilayah dan masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan tindakan tidak jelas yang merugikan kita semua.
Moderasi dimotori dua negara besar yaitu Amerika Serikat dan Arab Saudi. Selanjutnya semangat kebersamaan itu terus di tularkan keseluruh penjuru negara yang ada di bumi ini termasuk negara Indonesia, sebut Kakankemenag.
Moderasi harus dimulai dari lingkungan tempat kita tinggal, apabila dari yang terkecil sudah kita lakukan, tidak mustahil kedamaian dan kerukunan secara global dapat tercipta.
Sementara itu penjelasan lain terkait kerukunan beragama disampaikan pendeta Jefrimewa dari FKUB Kabupaten Kutai Barat. Beliau menceritakan wujud kerukunan dalam kehidupan nyata. Melalui organisasi yang beliau ikuti saat ini siap membantu masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan diantaranya pendirian tempat ibadah.
Dialog interaktif juga dilakukan di akhir kegiatan ini, dimana sejumlah masyarakat menanyakan berbagai permasalahan terkait kerukunan Bergama yang ada di wilayah kecamatan Tering.
Diantara pertanyaan yang di utarakan meliputi syarat pendirian tempat ibadah di lokasi kemajemukan umat hingga keinginan masyarakat Tering akan terbentuknya FKUB di wilayah kecamatan mereka.
Poin penting lainnya dalam pertemuan ini yang disampaikan kepala Bakesbangpol Kubar Suwito, S.STP, agar masyarakat tetap menjaga kerukunan terlebih kita tidak lama lagi akan dihadapkan dengan agenda Pilpres, Pileg serta Pilkada di tahun 2024. (KP36)