Bupati dan Wakil Memakai Pakaian Kriookng Sebagai Identitas Daerah
SENDAWAR-Pakaian adat bukan sekedar busana resmi suatu daerah. Tetapi merupakan identitas bangsa dan bentuk penghargaan terhadap budaya yang dimiliki. Bupati Kubar FX Yapan mengatakan penggunaan pakaian adat ini, mendorong masyarakat Kubar mencintai budaya lokal pakaian adatnya sebagai identitas diri dan memperkenalkan kepada generasi muda, bahwa pakaian adat Kubar harus tetap ada dan lestari.
“Ini adalah identitas diri dan daerah, kita harus bangga untuk
menampilkannya,”ungkap
Bupati, usai upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI
ke-74, di Alun-Alun ITho, Barong Tongkok.
Pakaian adat yang dikenakan bersama Wabup Kubar Edyanto Arkan, Ketua
TP-PKK Kubar Yayuk Seri Rahayu Yapan, Wakil Ketua TP-PKK Kubar
Isdalena Arkan, Sekkab Kubar Yacob Tullur beserta istrinya Kresensia
Rikam Tullur ini bernama Kriookng.
Wastra yang dimiliki Kubar berasal dari Kampung Melapeh Kecamatan
Linggang Bigung, memiliki corak dan motifnya cukup anggun dan cantik.
Wastra ini juga sudah diperkenalkan pada ajang Indonesia Fashion Week
(IFW), di Jakarta Covention Center, Jakarta, pada 30 Maret 2019.
Kemudian, diperkenalkan kembali pada ajang Hongkong Fashion Week
(HKFW) for Spring Summer 2019, di Hongkong Convention and Exhibition
Center, pada 10 Juli 2019. Hasilnya ini, banyak para desiner maupun
pengunjung tertarik dan minat dengan kriookng.
Dengan memperkenalkannya, ketika mengenakannya orang sudah tahu bahwa pakaian ini berasal dari Kubar. Ini juga diharapkan dapat mengangkat perekonomian masyarakat di sektor UMKM. “Tidak hanya itu, pemerintah terus berupaya memperkenalkan semua sisi yang dimiliki Kubar. Diantaranya, pembangunan secara fisik dan pembangunan
perekonomian,”terangnya. (hms6)