SENDAWAR – Pemilihan Monaq Dan Ringeng Sendawar Tahun 2022 memasuki babak Grand Final. Setelah melalui serangkaian kegiatan dan karantina dari tanggal 3 Oktober hingga 5 Opktober 32 Orang peserta yang terdiri dari 16 Monaq dan 16 Ringeeng dari Kecamatan yang berada diwilayah Kutai Barat (Kubar) bersaing dalam ajang Pariwisata bergengsi tahun ini untuk terpilih menjadi Monaq dan Ringeeng Sendawar Tahun 2022.
Acara yang berlangsung di Gedung Auditorium Aji Tulur Jejangkat itu di Buka langsung oleh Bupati Kubar FX. Yapan dan turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kubar, Ayonius, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Dinas Pariwisata, Yuyun Daih Setiorini beserta jajarannya, Camat Damai, Imam Setiadi, Camat Siluq Ngurai, Bartolomius Djukuw, Camat Bongan, Tohir, Perwakilan Bankaltimatara Cabang Sendawar, Orang Tua Pendamping Peserta Monaq Dan Ringeeng. Kamis 6 Oktober 2022.
Setelah melalui rangkaian sesi tanya jawab dan penilaian oleh para juri kepada para finalis untuk menentukan Monaq dan Ringeng, Lilian Viarin dari Kecamatan Siluq Ngurai terpilih menjadi Monaq Tahun 2022, dan Nurvia Minarti Ribka yang berasal dari Kecamatan Damai terpilih sebagai Ringeeng Tahun 2022.
Kepala Dinas Pariwisata Kubar, Yuyun Diah Setiorini menjelaskan maksud dan tujuan diadakannya kegiatan pemilihan Monaq Ringeng Sendawar adalah untuk menjaring putra-putri atau generasi muda Kubar yang nantinya mampu mensosialisasikan atau mempromosikan tentang obyek wisata serta keanekaragaman seni dan budaya maupun produk-produk dan potensi unggulan wisata daerah lainnya yang ada di Kubar, serta meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap pelestarian budaya dan alam sebagai sarana daya tarik wisata dan sekaligus sebagai penggerak dan penggagas dalm memfasititasi masyarakat untuk menjadi kelompok sadar wisata dan memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk ikut serta berpartisipasi dalam melestarikan dan meningkatkan sektor pariwisata untuk kemajuan Kubar guna generasi muda teladan yang mampu berperan sabagai icon atau figure pariwisata dan kebudayaan yang setelah melewati serangkaian proses seleksi ketat dengan harapan dapat menciptakan potensi serta ide-ide bbaru yang bisa membantu Pemerintah dalam memajukan pariwisata di suatu Daerah.
Semoga dengan terlaksananya agenda ini nantinya akan membantu mempromosikan potensi wisata sebagai salah satu wajah generasi muda Kutai Barat yang mampu mengembangkan kemampuan diri dengan mendukung Program Pemerintah terkait program sadar wisata dengan ikut mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat terlebih saat ini peningkatan ekonomi kreatif sedang digalakkan. Ucap Bupati Kubar FX. Yapan dalam Sambutannya.
Bupati Kubar sangat mengapresiasi dilaksanakannya acara ini yang diharapkan mampu menemukan kaum muda-mudi kreatif, inovatif dan cerdas yang dapat meningkatkan pengenalan potensi dan keunggulan dalam wilayah Kabupaten Kutai Barat terutama di bidang pariwisata kepada khalayak yang lebih luas nantinya.
FX. Yapan berharap Dengan di selenggarakannya aneka kegiatan yang bersifat mempromosikan Kutai Barat maka kedepannya agar dilakukan penguatan diberbagai sektor salah satunya ialah bidang pariwisata, dimana Kutai Barat sendiri memiliki kekayaan wisata budaya dan wisata alam.
Lanjutnya Dukungan positif juga terus dinyatakan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui gelaran pemilihan Monaq dan Ringeeng karena kegiatan ini juga mendorong para kaum muda sebagai penggiat budaya yang mampu melestarikan budaya asli daerah yang dimiliki Kubar, dengan tujuan agar tidak lekang oleh waktu serta terkikis oleh pengaruh budaya asing. Tentu kegiatan ini juga diharapkan untuk dapat membentuk generasi muda Kubar yang lebih kreatif, inovatif, profesional dan dapat menggali potensi yang dimiliki para peserta.
“Saya selaku kepala daerah menghimbau kepada seluruh finalis terutama kepada yang berhasil menyabet gelar Monaq dan Ringeeng agar dapat terus memperluas ilmu pengetahuan, terutama terkait kondisi dan karakter, budaya serta potensi Kubar. Sekali lagi gelar tersebut tidak hanya sekedar sebuah kebanggaan, namun harus menjadi sebuah tantangan bagi seluruh finalis yang juga sebagai bagian dari generasi muda untuk mengasah kemampuan dan ilmu pengetahuan, baik itu bidang akademik di sekolah maupun bidang-bidang umum lainnya. Sadarilah bahwa generasi muda mempunyai peran penting dalam tatanan pembangunan daerah, untuk itu kepada seluruh Finalis juga diharapkan untuk menjadi pioner dalam membentuk generasi muda agar lebih mencintai budaya daerah, dan menjauhi hal-hal negatif, serta terlibat secara aktif dalam upaya pembangunan di Kubar,” harap Bupati Kubar
Dalam grand final ini menghadirkan juri yang berkompeten yaitu, Syuni Yantho, Ardi (alumni Putra Duta Wisata Kubar 2012), Onia Karlina Hiping , perwakilan Bank Kaltimtara cabang Sendawar, Alfrida Kadang, dan Corry Elisabeth Korah (Putri Duta Wisata 2009. (KP23)