Kerukunan Modal Dasar Pembangunan, Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi

  • Rabu, 29 Januari 2020 - 11:02:14 WIB
  • Administrator
Kerukunan Modal Dasar Pembangunan, Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi

APRESIASI : Wabup Kubar Edyanto Arkan (tiga kiri) bersama Kepala Badan Kesbangpol Kubar Suwito (kiri) dan Camat Siluq Ngurai Bartolomius Djukuw (dua kiri) menyerahkan bantuan dana dari ASN OPD Muslim Kubar untuk pembangunan lamin/lou/luuq umat muslim Kampung Muhur secara simbolis, di Gedung BPU Kecamatan Siluq Ngurai.

SENDAWAR-Kerukunan merupakan sebuah kondisi yang harus terus diperjuangkan serta modal dasar menciptakan kedamaian di tengah-tengah masyarakat dan melaksanakan pembangunan di Kutai Barat (Kubar).

Kita dapat merasakan kerukunan yang ada ini. Hal ini tidak tercipta dengan sendirinya, tetapi dengan susah payah dibangunnya. “Karena itu, harus dijaga dan dipelihara secara bersama-sama,”tegas Wabup Kubar Edyanto Arkan.

Dia menyampaikan ini, pada acara menata kerukunan umat beragama di tengah pluralisme, di Gedung BPU Kecamatan Siluq Ngurai, Jumat (17/1).

Pada kegiatan tersebut, Pemkab Kubar menyerahkan bantuan program keluarga harapan (PKH) dan bantuan terencana disablitas Kecamatan Siluq Ngurai secara simbolis. Berikutnya menyerahkan bantuan dana ASN OPD Muslim Kubar sebesar Rp60,764,000 untuk pembangunan lamin/lou/luuq umat muslim, di RT 1 Kampung Muhur.

Wabup menambahkan, jika meresapi pancasila yang tertuang di dalam dasar kehidupan yang merupakan kristalisasi dari nilai-nilai keberagamaan bangsa Indonesia. Dengan bhineka tunggal ika itulah, kristalisasi yang menjadi simbol negara Indonesia, bahwa berbeda-beda tetapi tetap satu.

“Artinya, biar berbeda suku, agama, ras, warna kulit dan tempat. Semuanya dihimpun dalam satu pancasila, yang berbeda-beda tetapi tetap sama,”ucapnya.

Maka itu, Pemkab Kubar dengan segala upaya menginginkan kerukunan yang ada Kubar, termasuk di Kecamatan Siluq Ngurai ini yang sudah terjadi dengan sangat baik, harus terus dipelihara.”Jangan mudah terprovokasi dan diadu domba oleh pihak-pihak lain yang berkepentingan sehingga pecahlah serta putuslah kerukunan kita,”imbaunya.

Camat Siluq Ngurai Bartolomius Djukuw menyampaikan semua aktifitas keberagaman umat di wilayahnya berjalan dengan baik dan kondusif. “Kepada semua pihak dan masyarakat, agar bersama-sama menjaga keharmonisan antar umat beragama dan dalam internal umat itu sendiri,”imbaunya.

Dia berharap bersama kerukunan yang sudah tercipta ini, dapat terus dipertahankan dengan baik kedepannya. Karena Pemkab Kubar dalam geliat pembangunannya modal utamanya adalah kerukunan di tengah masyarakat. “Hal itulah yang nantinya, mendorong percepatan pembangunan yang ada dan berkelanjutan menuju Kubar hari esok lebih baik daripada hari ini,”ucapnya.

Marilah semua bangun rasa kebersamaan dengan baik antar lintas agama dan suku. Karena itu, akan melahirkan sikap saling pengertian dan toleransi.

“Kita harus bisa menghadirkan pancasila di tengah masyarakat. Jadikan sebuah perbedaan menjadi energi yang postif dalam membangun Kubar, terkhusus bersama membangun Kecamatan Siluq Ngurai yang tercinta kedepannya,”harapnya lagi. (hms6)

 

  • Rabu, 29 Januari 2020 - 11:02:14 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya