Wabup Resmikan Listrik Kampung di Kampung Tanjung Jone

  • Selasa, 11 Februari 2020 - 11:11:21 WIB
  • Administrator
Wabup Resmikan Listrik Kampung di Kampung Tanjung Jone

LISTRIK : Wabup Kubar Edyanto Arkan (kiri) didampingi Wakil Ketua DPRD Kubar Aula (kanan) menyalakan mesin dengan menekan tombol power secara simbolis.

SENDAWAR - Warga Kampung Tanjung Jone Kecamatan Jempang patut bersyukur karena sudah dapat merasakan aliran listrik di rumahnya masing-masing.

“Fasilitas infrastruktur dasar seperti listrik yang diberikan pemerintah ini, tolong dijaga dan digunakan secara optimal,” tegas Wabup Kubar Edyanto Arkan, pada peresmian listrik Kampung Tanjung Jone, di RT 2 Kampung Tanjung Jone, Rabu (5/2).

Adapun mesin listrik memiliki kapasitas 150 KVA. Dengan kapasitas itu daya lisrik dapat terpasang 450 watt setiap rumah. “Diperkirakan mampu menyambung sekitar 300 rumah. Tetapi jangan digunakan 100 persen, sekitar 70 persen atau sekitar 250 rumah,” beber Edyanto.

Wabup menambahkan program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah bersama seluruh aparatur pemerintah baik kabupaten, kecamatan, kampung dan anggota DPRD Kubar dalam memenuhi kebutuhan listrik di kampung. 

Apabila diberlakukan terus biaya operasionalnya lumayan besar dan berbeda dengan PLN. Mesin listrik dengan kapasitas 150 KVA, membutuhkan BBM 25 liter per jamnya. Kalau 12 jam hidupnya, berarti 300 liter per jam.

Jika harga BBM industri Rp 13.000 per liter, berarti 12 jam sekitar Rp 3.300.000. Kalau satu bulan, biaya operasionalnya sekitar Rp 90 juta sampai Rp 100 juta. Misalnya ada 200 rumah yang menyambung listrik, “Berarti Rp 100 juta dibagi 200 rumah, setiap rumah dikenakan biaya tagihan sekitar Rp 500 ribu per bulannya,” jelas Edyanto.

Wabup menginginkan Kampung Tanjung Jone ini, bisa bersama-sama Kampung Muara Ohong disambungkan listrik oleh PLN pada 2021 mendatang.

“Insya Allah, aliran listriknya pun hidup 24 jam dan bayarnya hanya Rp 300 ribu per bulan,” harapnya.

“Petinggi bersama Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) dan tokoh masyarakat bisa merumuskan dan mengelola listrik kampung sehingga dapat berjalan dengan baik dan lancar,” katanya.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kubar, Ampeng menambahkan, pemasangan instalasi listrik dan pengadaan mesin genset portabel ini tertuang di dalam DPA Dinsos sekitar Rp 850 juta lebih. Adapun anggarannya bersumber dari APBD Kubar 2019.

Listrik kampung ini sudah dapat difungsikan masyarakat dan bisa menyala. “Jumlah rumah yang dapat teraliri listrik menggunakan anggaran ini sekitar 50 rumah,” ujarnya.

"Listrik kampung ini sebagai perintis awal. Mudahan pemerintah melalui Bupati dan Wabup akan segera mendengar dan merealisasi harapan-harapan masyarakat secara khusus masyarakat Kampung Tanjung Jone dan Muara Ohong Kecamatan Jempang secara keseluruhan nantinya,” harap Ampeng.

Camat Jempang Jumra menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Kubar bersama DPRD Kubar, Dinsos dan pihak terkait yang sudah membantu infrastruktur dasar, seperti listrik di Kampung Tanjung Jone.

Dari 12 kampung di wilayah Kecamatan Jempang, ada 9 kampung yang sudah teraliri listrik oleh PLN, dan satu kampung (Tanjung Jone) teraliri listri kampung. “Jadi tinggal dua kampung lagi, yakni Kampung Muara Ohong dan Bekokong Makmur,” rinci Jumra. (hms6-hkd)

 

  • Selasa, 11 Februari 2020 - 11:11:21 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya