PEDULI : Wabup Kubar Edyanto Arkan (kiri) memberikan gambaran terkait peluang usaha kepada mantan Kepala Kampung Rambayan Bahrun (kanan) bersama warga, di Kampung Rambayan.
SENDAWAR-Terbukanya akses jalan antar kampung menunju kampung lain, kecamatan dan ibukota kabupaten, harus bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat setempat dan Kabupaten Kubar.
Diantaranya, Kampung Rambayan Kecamatan Mook Manaar Bulatn (MMB). Masyarakat harus pandai mengambil atau menangkap peluang usaha dan memanfaatkannya, apabila jalan tersebut sudah baik.
“Jangan sampai masyarakat jadi penonton,” tegas Wabup Kubar Edyanto Arkan, pada acara temu warga Kampung Rambayan, di Gedung BPU Kampung Rambayan.
Bentuk dukungan kepada warganya, Kepala Kampung Rambayan M Syahid bersama Ketua Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) Rambayan menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Alokasi Dana Kampung (ADK) akan membeli satu unit mobil untuk angkutan masyarakat. Selain itu juga, akan membagikan kaplingan tanah untuk usaha masyarakatnya.
“Program ini sangat bagus untuk mendukung warganya berusaha dan saya senang mendengarnya,” ujar Syahid.
Kalau bisa masyarakat Rambayan memanfaatkan tanahnya ditanami pohon pisang dan lebih baik lagi semua pisang yang ada, di Kecamatan Melak dan Barong Tongkok datangnya dari Kampung Rambayan.
”Karena harga pisang saat ini, sekitar Rp 20 ribu,” ungkap Syahid.
Wabup mengharapkan dengan jalan yang baik nantinya memudahkan transportasi masyarakat dan mengaksesnya menuju fasilitas-fasilitas umum yang ada, di Ibukota Sendawar. Diantaranya, Kantor Pemkab Kubar, Rumah Sakit Harapan Insan Sendawar dan lainnya.
”Inilah yang kami perjuangkan," kata Edyanto.
Selain itu, menjual hasil-hasil yang ada, di kampung tersebut. Seperti, buah pisang, budidaya ikan dan lainnya.
”Apalagi ada rencana kepala kampung bersama BPK membeli mobil untuk warganya. Pastinya, akan mengurangi biaya angkut nantinya,” ungkapnya Wabup.
Wabup menambahkan apabila jalan ini baik, jangan sampai kampung sepi dan masyarakatnya banyak pindah ke Melak. Kemudian, kampung ini untuk berdagang pasar malam.
“Seharusnya, masyarakat yang harus jadi pelaku usahanya. Baru jalan yang dibangun pemerintah itu bermanfaat,” terang Edyanto. (hms6-hkd)