Wabup Kubar Edyanto Arkan (tengah) dan Anggita DPRD Kubar Mahyudin (tiga kiri) dan Asisten 2 Sekkab Kubar Ayonius (dua kiri) meresmikan PKTD di 9 Kampung dalam wilayah Kecamatan Bentian Besar, dengan menandatangani prasasti secara simbolis, di Halaman Kantor Kepala Kampung Suakong, Kampung Suakong.
SENDAWAR-Pembangunan yang selama ini berjalan dan dilaksanakan, hendaknya berkenaan dengan kepentingan masyarakat. Sehingga dalam pelaksanaan di lapangan nantinya, sesuai dengan tingkat kepuasaan masyarakat.
“Kami menekankan seluruh jajaran pemerintah kecamatan, kampung dan semua elemen masyarakat, agar pembangunan yang dilaksanakan tersebut, harus tepat guna dan sasaran,”tegas Wabup Kubar Edyanto Arkan.
Dia mengatakan ini, pada persemian padat karya tunai desa (PKTD) melalui ADK dan DD, di 9 Kampung dalam wilayah Kecamatan Bentian Besar secara simbolis, di Halaman Kantor Kepala Kampung Suakong, RT 1 Kampung Suakong, Sabtu (15/8).
Selain itu, setiap kampung maupun kecamatan harus memiliki basis data yang memuat inventarisir data kampung, baik potensi maupun kebutuhan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Libatkan seluruh jajaran, optimalkan kegiatan musrenbang kampung dan kecamatan.
Dari basis data inilah baik pemerintah kabupaten, kecamatan dan kampung dapat melakukan analisa kebutuhan. “Kemudian menjadi bahan masukan dalam pertimbangan melahirkan kebijakan yang efektif,”ujarnya.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi mengeluarkan surat edaran menteri, nomor 8 tahun 2020 tentang desa tanggap corona dan PKTD. Surat edaran tersebut merupakan bagian intruksi presiden dalam memerangi pandemi global dan penguatan perekonomian masyarakat.
Kegiatan PKTD dilaksanakan di 9 kampung dalam kecamatan Bentian Besar, dengan total anggaran sekitar Rp 6,455 miliar lebih. Adapun kampung itu, yakni Suakong, Tukuq, Tende, Sambung, Anan Jaya, Jelmu Sibak, Dilang Puti, Penarung dan Randa Empas.
Beberapa PKTD yang dilaksanakan, diantaranya Kampung Tukuq seperti gedung posyandu, jalan usaha tani, workshop anyaman rotan, galeri BUMK, paving halaman PAUD, paving halaman kantor petinggi dan rumah mesin lampu.
Wabup menambahkan, dengan pembangunan ini merupakan upaya maksimal para petinggi untuk menangkap aspirasi masryarakat. Tidak mungkin kabupaten dapat menangkap semua aspirasi masyarakat secara rinci.“Karena wilayah Kubar ini terlalu luas dan bisa menangkap aspirasi itu adalah para petinggi, BPK dan tokoh masyarakat,”katanya. (hms6)