Pjs Bupati HM Syirajudin, membuka secara resmi Workshop GSL didampingi Kadisdikbud Silvanus Ngampun.
SENDAWAR-Gerakaan Literasi Sekolah (GLS) dibuka secara resmi oleh Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Kutai Barat H.M Syirajudin,SH.,MT, gerakan ini adalah Gerakan Literasi Pojok Baca Terhadap Eksistensi Guru Sebagai Penggerak Literasi, acara tersebut bertempat di Gedung ATJ Kantor Bupati Kubar, yang diikuti oleh 173 guru secara virtual (aplikasi zoom), dan narasumber Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dr.Ir. Hetifah Syirajudin, MPP.
Menurut Kadisdikbud Silvanus Ngampun,S.IP.,M.Si, Gerak ini adalah dalam mewujudkan minat membaca dilingkungan sekolah, dan upaya gemar membaca kami coba menciptakan salah satunya di Pojok baca setiap kelas, pojok baca adalah sudut tempat siswa dan siswi membaca, oleh sebab itu saya berpesan guru harus berupaya semaksimal mungkin agar pojok baca menjadi magnet atau daya tarik siswa berliterasi.
Tujuannya, mengembangkan budi pekerti yang baik, dapat meningkatkan pengetahuan dengan cara membaca ragam informasi, dan menumbuhkan literasi disekolah dan masyarakat.
Menurut Pjs Bupati, Pintu masuk untuk mengembangkan budaya literasi adalah melalui penyediaan bahan bacaan dan peningkatan minat baca siswa dan siswi. Tentunya saja minat baca yang tinggi harus didukung dengan ketersediaan bahan bacaan yang bermutu dan terjangkau yang akan mendorong pembiasaan membaca dan menulis. Sebab dengan kemampuan literasi seperti membaca dan menulis maka literasi dasar berikutnya yaitu numerisasi, sains, digital, finansial dan budaya serta kewarganegaraan dapat ditumbuhkembangkan. Hal tersebur tentu sejalan dengan Tema Hari Guru Nasional Tahun 2020 yaitu "Bangkitkan Semangat Wujudkan Merdeka Belajar".
Menyadari bahwa GLS atau Gerakan Literasi Sekolah ini dapat terlaksana dengan benar maka kemampuan Guru-guru terkait program kegiatan tersebut harus ditingkatkan. Merujuk hal diatas mendasari saya ingin menyampaikan pesan dan harapan, kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan selaku Penyelenggara yang bekerjasama dengan EO Sinar Intan, Sendawar Gallery dan PGRI Kubar, kiranya kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan sebaiknya, sehingga apa yang menjadi tujuan dan harapan dapat terimplementasi dengan sangat baik. Kiranya program yang telah dilaksanakan tidak lupa untuk di monitor dan evaluasi sehingga akan terlihat apakah sudah berhasil direalisasikan nantinya dimasing-masing sekolah. Hal terpenting dalam workshop ini adalah kita dapat melihat Pojok-Pojok Bacaan yang aktid nantinya di sekolah-sekolah.
kepada Ibu Hetifah selaku Perwakilan DPR RI, menjadi harapan kami pula di kedepannya Ibu dapat mendukung secara nyata program pendidikan didaerah khususnya di Kabupaten Kutai Barat ini. Kiranya sinergitas ini dapat terus terjalin dengan sangat baik.(HMS36)