Sosialiasi Pemilihan Kepala Kampung

  • Jumat, 05 Februari 2021 - 04:59:18 WIB
  • Administrator
Sosialiasi Pemilihan Kepala Kampung

Sosialisasi --- Wakil Bupati H Edyanto Arkan Memberikan Arahan Terkait Pelaksanaan Pemilihan Petinggi Secara Serentak

SENDAWAR – Pemkab Kubar lakukan sosialisasi pelaksanaan pemilihan petinggi serentak di Kabupaten Kutai Barat tahun 2021 melalui zoom meeting. Pemilihan petinggi  tahun 2021 akan diikuti 52 Kampung dengan 168 calon petinggi dengan sebaran di 15 Kecamatan di Kubar, dan hanya 1 Kecamatan yakni  Kecamatan Nyuatan tidak melaksanakan pemilihan petinggi, Rabu (3/2).

Pelaksanaan pemilihan akan dilaksanakan secara serentak pada 10 Maret,  dan rencana pelantikan petinggi  serentak akan dilaksanakan pada 5 April mendatang dengan tetap mengikuti dan menerapkan protokol kesehatan. Sosialisasi yang dipimpin Wakil Bupati H Edyanto Arkan SE bersama Sekretaris  Kabupaten Ayonius S Pd MM juga dihadiri Dandim 0912, Perwakilan Polres serta plt Asisten I, sedangkan peserta rapat  yang mengikuti secara virtual dari Kejaksaan, Inspektur Inspektorat, para camat dan para petinggi, serta panitia pemilihan petinggi di tingkat kecamatan dan kampung.

Dalam kesempatan tersebut  Wakil Bupati H Edyanto Arkan SE menuturkan kegiatan kali ini sebagai langkah persiapan pemilihan kepala kampung yang hampir berada diseluruh wilayah Kubar.”Pemilihan petinggi didasari Permendagri Nomor 72 Tahun 2020, dan peraturan daerah nomor 10 tahun 2019, pemilihan memiliki makna untuk menyalurkan aspirasi masyarakat secara demokratis. Kita bisa lihat di beberapa kampung diikuti oleh banyak calon, 6-8 calon namun ada juga kampung yang hanya diikuti oleh calon tunggal, untuk itu lah proses pemilihan merupakan proses demokrasi yang diharapkan masyarakat dapat menyikapi secara dewasa  apapun hasil pemilihan merupakan simpul dari aspirasi masyarakat yang kita patuhi bersama,” terang wabup.

Secara khusus dihimbau kepada para calon petinggi jika nanti terpilih dalam pemilihan nanti, maka petinggi tersebut bukanlah pemimpin bagi yang memilikinya saja, tetapi merupakan pemimpin semua masyarakat tersebut, baik yang memilih atau tidak namun kepala kampung yang terpilih diminta harus mampu mengayomi seluruh masyarakat yang ada di kampung tersebut.

Selanjutnya juga dihimbau kepada seluruh panitia pemilihan di tingkat Kabupaten, Kecamatan dan kampung, agar terus membantu dalam pelaksanaan pemilihan mulai dari tahapan-tahapan  hingga sampai pada saat pelaksanaan pemilihan, yang harus terus dipantau dan diberikan arahan  sehingga dalam pelaksanaan sesuai petunjuk dan teknis yang sudah diberikan. Di Kecamatan juga   harus terus mengkoordinir panitia di tingkat kampung, pantau pelaksanaan dari tahap pendaftaran sampai tahap pemilihan dan jika ada hal-hal yang keluar dari ketentuan baik ketentuan teknis atau teknis protokol kesehatan harus diingatkan dan diperbaiki, karena jangan sampai terjadi pelanggaran terlebih dimasa pandemi saat ini tren di Kubar belum menurun bahkan hingga hari ini masih meningkat.

Sekali lagi dari setiap tahapan, dari pendaftaran hingga  pemilihan terkait teknis peralatan protokol kesehatan harus dipenuhi secara sadar. Panitia dan para pemilih wajib menggunakan masker dengan baik, begitu pula kita harus menghindari berkerumun dan menjaga jarak, dimana jika kita lihat ada TPS yang jumlah pemilihnya sangat banyak mencapai 705 pemilih tentu perlu diatur dan dicermati khususnya waktu kehadi dengan menggunakan jadwal sehingga masyarakat datang sesuai waktu yang diatur.

Pemilihan secara demokratis memiliki legitimasi bagi petinggi yang mendapat suara terbanyak untuk memimpin masyarakat di kampung tersebut, dengan demikian diharapkan petinggi yang terpilih memiliki jiwa yang besar, dan petinggi tersebut merupakan petinggi bagi masyarakat yang ada di kampung tersebut sehingga tidak ada masyarakat yang merasa ditinggalkan, biarlah perbedaan sampai hari pemilihan saja, setelah hari pemilihan harus bersatu kembali, karena di kampung merupakan semuanya bagian dari keluarga kita.

Kedepan pemerintah kabupaten juga menginginkan di 52 kampung yang melaksanakan pemilihan tetap berjalan damai dan aman, tetapi jika ada permasalah yang tidak bisa diselesaikan secara musyawarah tentu ada mekanisme yang bisa ditempuh melalui jalur-jalur yang telah disediakan. Namun alangkah baiknya jika jalur tersebut tidak digunakan namun lebih gunakan dengan musyawarah yang dapat diterima semua pihak.

Sekali lagi wabup berharap kepada seluruh panitia di semua tingkatan marilah bekerja secara bertanggung jawab, karena hal ini merupakan amanah dari Negara dan masyarakat, sehingga dengan kita melaksanakan dengan ketentuan yang ada dengan mengikuti petunjuk teknis tentu tidak akan banyak masalah di lapangan.

Dari pelaksanaan tersebut , nanti akan dilaksanakan pemilihan 10 Maret 2021, gunakan dengan baik semua persiapan dan lakukan dengan simulasi sebelum pelaksanaan pemungutan sebab didalam simulasi akan terlihat hal-hal yang perlu diatur lebih detail sehingga dapat mewakili situasi pemilihan.

Dalam kesempatan yang sama Sekretaris  Kabupaten Ayonius S Pd MM juga memaparkan berkenaan dengan pemilihan kepala kampung, tentu diharapkan secara khusus kepada kecamatan yang melaksanakan pemilihan agar menjaga kondusifitas di kecamatan tersebut dalam rangka pemilihan kepala kampung tersebut, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dimana pemilihan tentu ada yang terpilih dan tidak sehingga para calon harus betul-betul bisa menerima hasilnya nanti,. Sehingga peran camat harus bisa memberikan keamanan di daerahnya masing-masing.

Selanjutnya PD terkait yang tugasnya membantu DPMPK diharapkan bisa mengambil alih tugas dan fungsinya, harus menggiring kegiatan tersebut baik dari sisi aturan dalam penggunaan APBD dan kampung, sekali lagi PD terkait bisa menggiring sehingga kegiatan ini tidak terjadi hal-hal yang menyalahi peraturan.

Berkaitan dengan  pilihan petinggi di Kubar, Dandim 0912 Kubar juga mengatakan pihaknya siap membantu mensukseskan. “Dengan pemilihan petinggi ini tentu suhu politik di kampung akan memanas, sehingga diharapkan para Kapolsek dan Danramil, serta camat agar senantiasa memantau situasi di wilayahnya agar bisa menjaga kondusifitas Kamtibmas,” terang dandim.

Setiap masalah yang terjadi di wilayahnya,harus segera diselesaikan secepatnya sehingga tidak terlambat diselesaikan dalam permasalahannya. Jika ada masalah tentu akan sangat berpengaruh pada saat pemilihan, oleh sebab itu mulai saat ini lakukan patroli wilayah-wilayah yang akan melaksanakan pemilihan. Dan mulai saat ini juga kita harus melakukan pemetaan para calon, sebagai langkah persiapan untuk melakukan tindakan pencegahan jika ada hal-hal yang tidak kita inginkan.

Terkait pengamanan polres dan Kodim akan menurunkan 114 personil yang akan dibuat skema pengamanannya di setiap lokasi pemilihan. Dan dengan sosialisasi ini tentu akan terus kita matangkan hingga hari pelaksanaannya kedepan.(hms10)

 

  • Jumat, 05 Februari 2021 - 04:59:18 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya