DUKUNG : Bupati Kubar FX Yapan (dua kanan) dan Wabup Kubar Edyanto Arkan (tengah) bersama jajarannya dan Forkopimda, saat mendengarkan arahan Presiden RI Joko Widodo kepada kepala daerah seluruh Indonesia tahun 2021 melalui virtual, di Ruang Rapat Koordinasi Lantai 3 Kantor Bupati Kubar.
SENDAWAR-Presiden Joko Widodo meminta kepala daerah tidak memperlambat izin investasi yang masuk ke wilayahnya dan harus memberikan dukungan penuh kepada setiap investasi baru.
Investasi baru dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat. Sehingga apabila memperlambat izin investasi sama saja dengan memperlambat penciptaan lapangan kerja yang ada di daerahnya masing-masing.
Selain itu juga, memperlambat pertumbuhan ekonomi daerah. Padahal, kunci pertumbuhan ekonomi nasional sangat tergantung sekali dengan investasi.
“Misalnya, kecepatan pelayanan kepada daerah terkait perizinan,”kata Presiden, saat menyampaikan arahannya kepada kepala daerah se-Indonesia, tahun 2021 melalui virtual, di Istana Negara, Jakarta, pada 28 April 2021.
Terpisah, Bupati Kubar FX Yapan mengatakan untuk pelayanan perijinan investasi sudah memanggil dan berdiskusi dengan dinas terkait, seperti Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Atap (DPMPTSP) dan Dinas Lingkungan Hidup.
Sedangkan untuk pemulihan ekonomi, kami terus mengimbau masyarakat untuk melakukan kegiatan bercocok tanam dan berladang. Misalnya, menanam padi, sayur-sayuran, buah-buahan dan lombok.
“Hasilnya sudah terlihat, hampir di kampung-kampung tidak berpengaruh masalah ekonomi, karena pangan tahun ini terpenuhi,”ujar Bupati.
Dia menyampaikan ini, usai mendengarkan arahan Presiden RI Joko Widodo kepada kepala daerah seluruh Indonesia tahun 2021 melalui virtual, di Ruang Rapat Koordinasi Lantai 3 Kantor Bupati, Rabu (28/4).
Kemudian, kami bersama-sama jajaran mulai dari Sekkab, Dinas Sosial, camat dan kepala kampung mengupdate dan mendata kembali warga masyarakat di kampung-kampung se-Kubar yang terkena dampak Covid-19.
“Hal ini, agar bantuan sosial yang diserahkan itu tepat sasaran, efektif dan efisien,”tegasnya. (hms6)