KLA --- Sekretaris Kabupaten Kutai Barat Ayonius Membuka Verifikasi KLA Verifikasi VLH Kabupaten Kutai Barat
SENDAWAR – Tim Verifikasi Kabupaten Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, melakukan Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Kabupaten Kutai Barat, Senin (21/6)
Kegiatan dipimpin oleh Sekretaris Kabupaten Kutai Barat Ayonius S Pd MM didampingi Plt Asisten III yang juga Kepala BP3D Kubar. Karena dilakukan dengan pandemi Covid-19, kegiatan verifikasi dilakukan secara virtual di Ruang pertemuan lantai II Kantor BP3D Kabupaten Kutai Barat. Turut hadir Kepala PD dilingkungan Pemkab Kubar.
Lebih lanjut dalam sambutan tertulis Bupati FX Yapan SH yang dibacakan Sekretaris Kabupaten Kutai Barat Ayonius S Pd MM menuturkan, penilaian atau evaluasi Kabupaten Layak Anak merupakan Program nasional, yang mana Kutai Barat saat ini sedang mengikuti verifikasi dari Tim Pusat karena ikut dalam evaluasi nilai dan dari data yg dimasukkan kemarin mendapat nilai 702,81, yang mana secara nasional berada pada peringkat Nindya.
Selanjutnya dalam rangka pelaksanaan evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) merupakan momen penting bagi kabupaten Kutai Barat dalam rangka mengevaluasi program-program KLA yang telah dicanangkan dan tetapkan untuk menciptakan sumber daya manusia berkualitas tinggi di masa depan.
Dalam kesempatan tersebut Bupati juga berpesan serta berharap melalui Kementerian PP dan PA telah mendesain dan mensosialisasikan sebuah sistem dan strategi pemenuhan hak-hak anak yang holistik, terintegrasi dan berkelanjutan dengan mengembangkan kebijakan Kabupaten Layak Anak (KLA). Kebijakan KLA bertujuan untuk mensinergikan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha sehingga pemenuhan hak-hak anak indonesia dapat lebih dipastikan. kebijakan ini merupakan implementasi dari tindak lanjut komitmen dunia melalui “world fit for children”, dimana pemerintah Indonesia juga turut mengadopsinya.
Kebijakan pengembangan KLA secara nasional saat ini telah memasuki tahun ke 15 dan kabupaten Kutai Barat mulai mengikuti penilaian mandiri sejak tahun 2018. selama kurun waktu tersebut telah dihasilkan beberapa kegiatan yang merupakan upaya dari pemerintah daerah dan seluruh stakeholder dalam mewujudkan kabupaten kutai barat sebagai kabupaten layak anak di Kalimantan Timur. pemerintah daerah melalui tim gugus tugas KLA dan dinas P2KBP3A kabupaten kutai barat telah bekerja keras sehingga pada tahun ini Kutai Barat dapat mengikuti evaluasi KLA oleh tim verifikasi kementerian PP dan PA.
Untuk mewujudkan hal tersebut Kabupaten Kutai Barat perlu merapatkan barisan, menyamakan persepsi dan langkah sehingga kebijakan dan program yang disusun benar-benar saling bersinergi dan saling mengisi melalui sebuah strategi dan sistem yang mampu mendukung terpenuhinya hak-hak anak, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal serta terlindungi dari berbagai tindak kekerasan dan diskriminasi.
Besar harapan Bupati Tim Gugus Kubar melaksanakan perannya dengan sungguh-sungguh dan didukung penuh OPD lain atau pihak-pihak terkait lainnya, sebab menurut hemat saya mendapatkan Predikat Kabupaten Layak Anak bukan hanya menjadi tanggung jawab DP2KBP3A semata tetapi ini adalah tanggungjawab kita bersama agar Kutai Barat berhasil menuju Layak Anak dan lebih dari itu pemenuhan hak anak dan segala sesuatu yang berkaitan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Ini adalah tugas yang mulia marilah kita emban dan laksanakan dengan kemampuan terbaik yang kita miliki.
Dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak, kabupaten Kutai Barat sudah berupaya secara maksimal melaksanakan perda tentang penyelenggaraan perlindungan anak, perda tentang penyelenggaraan kabupaten layak anak, perda tentang pemenuhan hak anak, perda tentang perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan, di kabupaten kutai barat terdapat beberapa asrama putra dan putri untuk anak SMP dan SMA, karena di Kutai Barat tidak ada kendaraan umum maka para orang tua yang mengantar langsung anaknya ke sekolah, dari kesehatan, tahun ini kabupaten Kutai Barat meraih predikat untuk pencapaian imunisasi dasar lengkap (IDL) se Kalimantan Timur.
Selanjutnya kampung Juaq Asa di kabupaten Kutai Barat merupakan salah satu kampung berprestasi dan berupaya terus dalam pengembangan kampung layak anak. penghargaan yang pernah diraih : juara satu kelompok sadar wisata (pokdarwis) tahun 2019, penerima piagam penghargaan dari gubernur kaltim tahun 2019 sebagai kampung terbaik tiga, berkesempatan dipanggil pak presiden RI ke istana sebagai pengelola hutan adat terbaik dan potensi pengembangan wisata air hemaq beniung. UPT Puskesmas barong tongkok meraih juara kedua dalam kegiatan pepes ikan peda tahun 2021 dalam hal inovasi dan pelayanan kepada masyarakat
Terakhir Bupati berharap tentu saja melalui verifikasi hari ini oleh Tim Pusat maka sangat mengharapkan masukan dan bimbingan agar Kutai Barat kedepannya dapat terus meningkatkan kualitas menuju Kabupaten Layak Anak yang menjadi harapan kita bersama. Serta tetap menghimbau agar tetapi patuhi protokol kesehatan, mari bersama kita dukung pemutusan penyebaran covid-19.(hms10)