Evaluasi Mutu Pendidikan Wajib ANBK

  • Senin, 20 September 2021 - 07:35:03 WIB
  • Administrator
Evaluasi Mutu Pendidikan Wajib ANBK

Assesment Nasional -- Sejumlah Siswa Mengerjakan Soal Saat Mengikuti Simulasi Assesment Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SMP Negeri 02 Barong Tongkok.

SENDAWAR – Untuk mengevaluasi dan memetakan mutu pendidikan bagi tiap satuan pendidikan, maka setiap sekolah wajib melaksanakan Assesment Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Oleh sebab itu SMPN 02 Barong tongkok melaksanakan simulasi ANBK yang diikuti oleh siswa kelas IX, Selasa (14/9) baru-baru ini.

Lebih lanjut dalam peninjauan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas oleh Sekretaris Kabupaten Ayonius S Pd MM didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Silvanus Ngampun S IP M Si mengatakan, Assesment yang terdiri dari Assesment  Nasional dinilai sebagai langkah tepat untuk memetakan kualitas pendidikan di Indonesia khususnya di Kubar, termasuk kondisi pendidikan di tengah pandemi covid-19.

Kadisdik menambahkan, AN sangat berbeda dengan ujian nasional. Pemerintah pusat tidak lagi melakukan evaluasi terhadap hasil belajar peserta didik. "Jadi AN ini berfungsi untuk mendorong dan memfasilitasi perbaikan kualitas pembelajaran," ucap Kadisdik.

Lebih lanjut Silvanus Ngampun memaparkan bahwa AN sebagai evaluasi sistem tidak memiliki konsekuensi pada murid peserta AN. Selain itu, pemetaan dan umpan balik bagi satuan dan dinas pendidikan (tidak ada skor individu murid, guru, dan kepala sekolah. AN juga bisa memperbaiki proses pembelajaran dan pengelolaan satuan pendidikan.

Selain itu nantinya diharapkan AN bisa memberikan gambaran tentang karakteristik esensial sebuah sekolah yang efektif dalam mengembangkan kompetensi dan karakter murid. AN bukanlah ujian. AN, kata dia, dilakukan sebagai dasar untuk mendapatkan informasi konkrit terhadap kualitas pendidikan, baik di level sekolah maupun kabupaten, kota, dan provinsi.

“Dengan AN, kita dapat mempersiapkan perencanaan pendidikan yang lebih baik berdasarkan hasil yang didapatkan nanti. Baik sekolah, pemda, maupun pemerintah pusat, bersinergi mendorong percepatan kualitas SDM unggul di masa yang akan datang melalui AN,” jelas Ngampun.

Mengenai kualitas belajar "Hal ini mencakup ciri pengajaran yang baik, refleksi guru, kepemimpinan kepala sekolah sampai program sekolah yang membentuk iklim akademik, sosial, dan keamanan yang kondusif," tutup Ngampun.(hms10)

 

  • Senin, 20 September 2021 - 07:35:03 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya