Wabup Kubar Edyanto Arkan (kiri) bersama kepolisian setempat saat meninjau kegiatan angkutan dan penumpang, di Dermaga Melak, Kelurahan Melak Ulu.
SENDAWAR-Kegiatan Dermaga Melak merupakan masih bagian dari tempat berlabuh atau bertambatnya transportasi sungai di Kubar, tidak bisa dihilangkan. Tetapi harus mendapatkan perhatian terus-menerus.
“Salah satunya, keselamatan angkutan dan penumpang,”ujar Wabup Kubar Edyanto Arkan, saat meninjau angkutan sungai, di Dermaga Melak, Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak.
Wabup meminta kepada Perangkat Daerah (PD) yang bersangkutan, agar memperhatikan kelayakan dari angkutan itu kondisinya baik. Seperti kapal motor (KM) dan speedboat (perahu motor), agar memberikan perhatian bahwa persyaratan yang diatur dalam kebijakan Kementerian Perhubungan untuk selalu dipenuhi.
Misalnya, standar keselamatan dengan menggunakan peralatan seperti rompi pelampung (life jacket) harus tersedia di dalam kapal dan speedboat disesuaikan dengan kapasitas (jumlah) penumpang yang ada.
Kalau kapasitasnya 80 orang, jumlah yang disiapkan 80 rompi pelampung juga dan itu harus dicek oleh petugas pengelola pelabuhan setempat apakah cukup dan sesuai dengan kapasitas yang ada.
Petugas kapal harus memberikan perhatian kepada keselamatan penumpang. Memberikan peringatan para penumpang, apabila ada yang duduk di tepi kapal. Selain itu, bagi penumpang yang membawa anak agar selalu diingatkan dan memperhatikannya.
“Jangan sampai lengah, sehingga anak-anak selalu terkontrol oleh orang tuanya. Hal ini menghindari hal yang tidak diinginkan, seperti terjatuh dan sebagainya,”tegasnya.
Begitu juga pemilik kapal diminta perhatikan kapasitas yang ada. Jangan melampauinya, misalnya kapasitas itu mengangkut 80 orang penumpang. Jangan dipaksakan mengangkut penumpang sampai 120 orang.
Karena ada pada masa-masanya jumlah penumpang sangat membludak. Seperti liburan anak sekolah, lebaran, akhir tahun dan natal. “Hal ini pemilik kapal harus berhati-hati. Sebab keselamatan menjadi yang utama,”tegasnya lagi. (KP6)