Pentingnya Muatan Lokal, Dalam Melestarikan Budaya

  • Selasa, 27 Juni 2023 - 16:44:39 WIB
  • Administrator
Pentingnya Muatan Lokal, Dalam Melestarikan Budaya

Sekretaris Disdikbud Kubar Elivianus (kiri) menyerahkan buku muatan lokal kepada Asisten 1 Sekkab Kubar Faustinus Syaidirahman (kanan) secara simbolis, pada sosialisasi Peraturan Bupati tentang Kurikulum Mulok dan Launching Buku Kurikulum Mulok Kubar 2023, di Gedung ATJ Kantor Bupati Kubar.

SENDAWAR-Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan potensi dan kearifan lokal yang beraneka ragam karena memiliki keragaman budaya, ras, suku bangsa, kepercayaan, agama dan bahasa.

Potensi dan kearifan lokal yang indah, bisa dipertahankan jika setiap generasi bangsa Indonesia, terutama Kubar dibekali dengan pengetahuan tentang potensi dan kearifan lokal di lembaga pendidikan dasar hingga lembaga perguruan tinggi.

“Artinya, lembaga pendidikan mempunyai peran penting dalam mempertahankan dan melestarikan budayanya sesuai dengan potensi dan kearifan lokal setiap wilayahnya masing-masing,”ujar Bupati Kubar FX Yapan.

Bupati menyampaikan ini melalui sambutan yang dibacakan Asisten 1 Sekkab Kubar Faustinus Syaidirahman, pada sosialisasi Peraturan Bupati tentang Kurikulum Mutan Lokal (Mulok) dan Launching Buku Kurikulum Mulok Kubar 2023, di Gedung Aji Tulur Jejangkat (ATJ) Kantor Bupati Kubar, Barong Tongkok, Selasa (28/6).

Bupati menambahkan agar pengetahuan dan pemahaman siswa tentang keanekaragaman budaya tetap dipertahankan maka pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan Permendikbud nomor 79 tahun 2014 tentang Muatan Lokal Kurikulum 2013.

Definisi mulok tercantum dalam Pasal 1 ayat 1 dan 2, yang berbunyi “Mulok adalah bahan kajian atau mata pelajaran pada satuan pendidikan SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK/MAK, yang isinya berupa muatan dan proses pembelajaran tentang potensi dan keunikan lokal”.

Dari beberapa pemahaman tersebut bahwa program pendidikan lokal memiliki sarat makna dan berupaya dalam upaya pelestarian budaya yang menjadi kebanggaan dan warisan nenek moyang.  Sebagai bagian upaya itu, sekolah selaku lembaga formal pendidikan secara umum diamanahkan mempersiapkan murid agar memiliki wawasan yang mantap tentang lingkungannya.

Serta sikap dan perilaku bersedia melestarikan dan mengembangkan sumber daya alam, kualitas sosial, dan kebudayaan yang mendukung pembangunan nasional maupun pembangunan setempat.

Diharapkan seluruh jajaran penyelenggara pendidikan mulai kepala sekolah, guru dan tenaga pendidik agar dapat mengimplementasikan materi serta informasi yang di dapatkan pada hari ini di unit kerjanya masing-masing. Tindak lanjut dari dalam kegiatan ini dapat diwujudkan dengan penyesuaian materi mulok yang di miliki Kubar secara khusus dan Indonesia secara umum.

Untuk itu, semenjak dini anak-anak diberikan pemahaman yang baik mengenai identitas diri daerah. Sehingga anak-anak tidak akan tergerus dengan budaya asing dan menumbuhkan rasa cinta dan bangga akan kebudayaan lokal ini, serta turut serta mempertahankan, melestarikan budaya lokal ini. Bahkan dengan bangga mengenalkannya ke dunia luar bahwa Kubar memiliki kekayaan budaya lokal yang unik, indah dan mempesona,”ucapnya. (KP6)

  • Selasa, 27 Juni 2023 - 16:44:39 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya