Wabup Kubar Edyanto Arkan (tengah) bersama jajaran PLN meninjau Mesin, di PLTD Sendawar, Kelurahan Melak Ulu Kecamatan Melak sebelum wabah corona menjadi pandemi
SENDAWAR-Percepatan pertumbuhan ekonomi di Kutai Barat (Kubar), harus didukung dengan ketersediaan listrik yang memadai. Pemerintah bertekad terus memenuhi harapan masyarakat, agar listrik dapat terwujud.
Wabup Kubar Edyanto Arkan mengatakan Pemkab sebenarnya ingin memperhatikan pembangunan infrastruktur, di 194 kampung dan 4 kelurahan. Tidak hanya kampung berada di ibukota kabupaten, tetapi di garda terdepan atau di pelosok Kubar ini.
Beberapa waktu lalu, berkunjung ke Kampung Dilang Puti Kecamatan Bentian Besar. Bagaimana kami melihat kampung yang berada terluar dari ibukota kabupaten tidak memiliki listrik dan sarana air bersih.
Ini lah upaya Pemkab tidak puas dengan pembangunan yang ada sekarang ini. Dari 194 kampung dan 4 kelurahan tersebut, masih ada 72 kampung yang belum teraliri listrik oleh PLN.
“Itulah harapan kami, agar nanti PLN bersama-sama mempercepat kelistrikan di Kubar,”ujar Wabup, pada penyerahan meja kepada para pedagang secara simbolis, di Pasar Olah Bebaya, Kelurahan Melak Ulu, Jumat (21/8).
Mudah-mudahan setiap tahun itu, enam kampung teraliri listrik. Diharapkan tiga tahun kedepan, minimal 25 kampung setiap tahunnya. Sehingga dalam tiga tahun kedepan, Kubar sudah terbebas dari pada ketiadaan listrik di kampung-kampung.
Wabup menyampaikan sangat sedih dengan saudara (masyarakat) berada di Kecamatan Mook Manaar Bulatn (MMB). Dekat dengan Kecamatan Melak, tetapi belum teraliri listrik oleh PLN. “Kecuali Kampung Kelumpang, sudah teraliri listrik oleh PLN cuma enam jam,”ungkapnya.
Saat ini Pemkab akan membangun tower listrik menghubungkan dari Kecamatan Melak dan MMB. Karena untuk mengaliri listri ke MMB, harus menyeberangi Sungai Mahakam dengan panjang sekitar 300-400 meter.
Selain itu, di MMB juga sudah membangun beberapa jaringan. Kami akan berkoordinasi dengan PLN, apabila PLN membangun tower itu dipersilahkan. Kalau PLN tidak mempunyai anggaran membangun tower dan menyerahkan ke Pemkab, kami siap menganggarkan dan membangun tower itu. “Agar saudara kita di seberang (MMB) dapat teraliri listrik,”ujarnya. (hms6)