SERAP ASPIRASI : Wabup Kubar Edyanto Arkan (dua kanan) bersama Anggota DPRD Kubar Ellyson (tiga kanan) dan Camat Penyinggahan Marsanik (kanan) sedang berkoordinasi dengan enam para petinggi wilayah Kecamatan penyinggahan terkait program pembangunan yang ada di enam kampung masing-masing.
SENDAWAR-Infrastruktur merupakan kebutuhan vital di wilayah pedalaman. Segenap lapisan masyarakat memerlukannya guna menjalani kehidupan sehari hari.
Pemanfaatan sumber-sumber ekonomi dan beragam potensi kampung sangat tergantung dengan pada tersedianya jalan, jembatan dan sarana-sarana lainnya.
Hal ini lah menjadi pikiran semua untuk terus diperjuangkan. “Diantaranya, jalan poros Kampung Bakung,”kata Wabup Kubar Edyanto Arkan, usai menyerahkan sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) secara simbolis, di Gedung BPU RT 3 Kampung Penyinggahan Ilir.
Saya sendiri melihat potensi di Kampung Bakung merupakan daerah strategis antara Penyinggahan dengan Kampung Jantur Kecamatan Muara Muntai Kabupaten Kutai Kartanegara. Karena Kampung Bakung lah transitnya.
Inilah menjadi salah satu supaya menarik hati orang lain ke tempat kita. Dengan demikian, selesainya jalan itu nanti membuat Kampung Bakung tidak terisolir ke kabupaten melintasi jalan ke Muara Pahu, Gunung Bayan dan Kampung Tebisaq.
Dengan diselesaikan jalan Kampung Bakung ke Penyinggahan, akan menjadi daya tarik bagi keluarga yang berada, di Kampung Jantur dan sekitarnya.
Ini merupakan bentuk perhatian Pemkab kepada masyarakat dan “Insya Allah pada 2021 mendatang, sudah kami masukkan agar ditembuskan dari Kampung Bakung ke Penyinggahan,”ujarnya.
Ada beberapa program di Kecamatan Penyinggahan yang belum terlaksana pada 2020 ini. Diantaranya, lahan untuk tempat pemakaman umum (kuburan) di Kampung Bakung. Pembangunan Kantor Camat Penyinggahan dan fasilitasnya baik yang ada di kecamatan serta kampung.“Pada 2021 mendatang, program tersebut bisa teralisasi,”ujarnya.
Untuk fasilitas umum yang sudah di bangun oleh aparat kampung, kecamatan maupun kabupaten, agar dipelihara dengan baik. “Sedangkan yang belum diselesaikan, akan dilanjutkan kembali melalui dana ADK dan sebagainya,”ucapnya. (hms6)