Pjs Bupati Kubar M Syirajudin (kiri) dan Kepala Disdikbud Kaltim Anwar Sanusi (kanan), saat melakukan koordinasi bersama Disdikbud Kaltim terkait PJJ, di Hotel Mahakam Asri, Kelurahan Melak Ulu.
SENDAWAR-Kabupaten Kutai Barat (Kubar), akan menjadi salah satu pilot project oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) melalui daring era pandemi covid-19.
Pjs Bupati Kubar M Syirajudin mengapresiasi dan mendukung Kubar sebagai pilot project untuk blank spot khususnya jaringan internet di 16 kecamatan se-Kubar.
Kami akan memberikan datanya sesegera mungkin kepada Disdikbud Kaltim. Mudah-mudahan usulan dan ide tersebut bisa terealisasi dengan segera, apakah melalui APBD provinsi maupun APBN pusat nantinya. Karena hal ini sangat dibutuhkan dan membantu bagi sekolah. Diantaranya, para guru dan siswa dalam melaksanakan proses belajar mengajar saat pandemi covid-19 ini.
“Prinsipnya, Kubar sangat mendukung dan siap bekerjasama dengan program ini,”ucap M Syirajudin, di sela-sela koordinasi bersama Disdikbud Kaltim terkait PJJ, di Hotel Mahakam Asri, Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak, Senin (12/10).
Kepala Disdikbud Kaltim Anwar Sanusi mengatakan terkait pilot project kami akan izin Pak Pjs Bupati Kubar M Syirajudin terlebih dahulu. “Kalau beliau mendukung, baru lah ditindaklanjutin,”katanya.
Kami sudah menetapkan wilayah mana saja yang blank spot, itu semua yang akan dialiri internet nantinya. Diharapkan pemerintah daerah bisa membantu dalam memberikan sarana atau fasilitas jaringannya kepada daerah-daerah yang blank spot. “Saat ini, baru di SMA dan SMK. Kedepannya, akan dilanjutkan SD maupun SMP,”terangnya.(hms6)