Rapat Koordinasi Implementasi Strategi Sanitasi

  • Jumat, 16 April 2021 - 08:17:30 WIB
  • Administrator
Rapat Koordinasi Implementasi Strategi Sanitasi

Strategi Sanitasi --- Plt Asisten III H Achmad Sofyan Membuka Rapat Koordinasi Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten, Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman Tahun 2021.

SENDAWAR – Dalam upaya memprogramkan sanitasi di Kubar kedepan, Kelompok Kerja (Pokja) Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Kabupaten Kutai Barat. Melaksanakan rapat koordinasi Implementasi strategi sanitasi kabupaten (SSK) program percepatan pembangunan sanitasi permukiman (PPSP) tahun 2021 yang  dibuka langsung oleh Plt Asisten III Ir H Achmad Sofyan MM dilaksanakan di ruang rapat lantai II kantor BP3D, Kamis (15/4)

Sebagai salah satu aspek pembangunan, sanitasi memiliki fungsi penting dalam menunjang tingkat kesejahteraan masyarakat karena berkaitan dengan kesehatan, pola hidup, kondisi lingkungan permukiman, estetika serta kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari. Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) adalah salah satu program untuk mewujudkan perencanaan dan pembangunan sanitasi yang komprehensif. Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan, Kepala DLH, BP3D, Perkimtan, Dinas PU, dan narasumber Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalimantan Timur (PPWK).

Tahun 2021 di Provinsi Kaltim mendapatkan dua lokasi pendampingan di Kutai Barat dan Balikpapan, dalam rapat perdana pokja  sebagai tahap awal, untuk pelaksanaan sepuluh bulan kedepan  bersama-sama untuk memprogramkan, dan mengawal  program sanitasi di kubar sampai lima tahun kedepan.

Lebih lanjut Plt Asisten III Ir H Achmad Sofyan MM menuturkan untuk menyamakan persepsi digelarlah rapat pendampingan implementasi SSK. “Dimana seperti yang kita pahami sanitasi kabupaten di dalamnya ada sampah dan limbah, tentu kita inginkan dengan pertemuan ini kita mendapatkan komitmen dan penyaman persepsi serta didampingi langsung dari balai PPWK  sehingga mendapatkan masukan sekaligus sebagai persyaratan,” harap Achmad Sofyan.

Ia juga mengharapkan sejak awal kita sudah bisa mempersiapkan apa saja yang diperlukan, begitu pula kepada PD yang diharapkan data dan informasi terkait yang dibutuhkan oleh tim bisa membantu sehingga program pekerjaan yang ada bisa lancar, walaupun kita memulai sesuatu yang baru. Tetapi paling tidak dengan adanya pendampingan ini langkah-langkah bisa seirama, sehingga dengan rapat koordinasi ini bisa menyamakan persepsi.

Achmad Sofyan juga menjelaskan jika Kubar juga telah memiliki rencana induk pengolahan air limbah perkotaan/sendawar yang sudah ditetapkan Perbup Nomor 1 Tahun 2021. Hal tersebut  bukan berarti selesai, namun ada kelanjutannya, yang kita harapkan pendampingan dari balai PPWK menjadi Perda sehingga betul-betul memiliki legalitas yang formal dalam rangka melaksanakan kegiatan.(hms10)

 

  • Jumat, 16 April 2021 - 08:17:30 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya