Advokasi --- Christina Yacob memberikan sosialisasi advokasi Sekolah Ramah Anak di SDN 01 Busur Kecamatan Barong Tongkok
SENDAWAR – Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kubar. Menggelar kegiatan advokasi Sekolah Ramah Anak di SDN 01 Busur Kecamatan Barong Tongkok. Acara yang dilaksanakan di aula pertemuan SDN 01 Busur tersebut diikuti seluruh unsur tenaga pendidik yang ada di sekolah tersebut, dan dalam pelaksanaan kegiatan menerapkan protokol kesehatan, Jumat (15/10).
Lebih lanjut Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Christina Yacob S Kom M Si menjelaskan kegiatan Advokasi dan penguatan sekolah ramah anak adalah perubahan pola sebagai proses sekolah untuk memenuhi dan melindungi hak anak selama disekolah, sehingga sekolah bisa menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, ceria, dan tidak tegang serta akrab antara peserta didik dan para pendidik.
Christina menambahkan utamanya dengan advokasi dan penguatan sekolah ramah anak terwujudnya kabupaten layak anak di Kubar. Untuk diketahui tahun 2021 ada 17 sekolah yang ditetapkan sebagai sekolah ramah anak, total sekolah ramah anak di Kubar hingga saat ini ada 38 sekolah. Kedepan tentu diharapkan semakin banyak sekolah yang menuju ramah anak .
Dalam kesempatan yang sama Christina menjelaskan langkah-langkah yang sudah dilakukan DP2KBP3A adalah deklarasi sekolah ramah anak, selanjutnya dilakukan sosialisasi/advokasi serta menawarkan program inovasi kesekolah seperti pendidikan karakter yang sesuai dengan ciri khas sekolah tersebut .
Selanjutnya Christina menyebut Sekolah Ramah Anak memiliki 6 indikator yakni komitmen, pelaksanaan kurikulum, pendidik dan tenaga kependidikan terlatih hak anak, sarana dan prasarana, partisipasi anak, partisipasi warga sekolah.
“Kita terus mendukung program Sekolah Ramah Anak, diharapkan mereka yang ikut menjadi agen perubahan anak yang menyalurkan disiplin positif,” kata Christina.
Christina menerangkan bahwa DP2KBP3A akan melakukan pendampingan bagi sekolah-sekolah sasaran,sehingga kedepan semua sekolah di kukar menjadi sekolah ramah anak. Harapan utama nya tidak ada pembulian, pemalakan, kekerasan di sekolah dan sebagainya.(hms10)