Lakukan Simulasi Makan Bergizi Gratis Di SLB Kubar

  • Rabu, 15 Januari 2025 - 07:13:29 WIB
  • Administrator
Lakukan Simulasi Makan Bergizi Gratis Di SLB Kubar

Pj Gubernur Akmal Malik Menyerahkan Bingkisan kepada Siswa Siswi Di SLB Negeri Kubar

SENDAWAR – Sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Kaltim dalam mengawal implementasi program makan bergizi gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo bagi anak-anak sekolah. Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik dalam kunjungan kerjanya di Kubar melakukan simulasi makan bergizi gratis di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kutai Barat, juga untuk memastikan terpenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG) bagi siswa siswi, Selasa (14/1).

Sekali lagi Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik menjelaskan program makan bergizi gratis merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah mendukung tercapainya Indonesia Emas 2045 mendatang. Turut hadir Forkopimda Kaltim, Ketua DPRD Provinsi, Anggota DPD RI, Anggota DPR RI, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Direktur Utama Bankaltimtara, Rudi Mas'ud, Forkopimda Kubar.

“Hari ini kita bersama-sama memantau program simulasi makan bergizi gratis di SLB Negeri Kubar dengan baik oleh anak-anak kita. Jadi, di dalam menu makanannya sudah memenuhi kaidah-kaidah makan bergizi ada karbohidrat, protein, vitamin dengan proporsi yang sudah diukur oleh ahli gizi,” ungkap Pj Gubernur.

Dalam kesempatan PJ Gubernur menuturkan, kunjungan ke Kubar rangka melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Kota, dan saat ini di Kubar dimana kita juga sudah melakukan kunjungan di beberapa titik objek pariwisata.

Kehadiran di SLB untuk melihat secara langsung pemberian makanan bergizi gratis. Dimana program tersebut belum masuk ke Kubar, maka dilakukan simulasi dengan menganggarkan melalui APBD di bawah dinas pendidikan provinsi Kaltim.

Kita berharap segera muncul petunjuk teknis dari pusat dan leading sektor merupakan badan gizi, dimana pemerintah provinsi dan daerah memberikan dukungan, tentu diharapkan secara umum anak-anak kita bisa menikmati makanan bergizi.

Disisi fasilitas di SLB, kita juga sudah mendapatkan banyak masukan. Untuk progres pembangunan sangat bagus tetapi masih ada kekurangan tenaga guru pengajar dan konsultan. dari Pemerintah Provinsi akan membantu kendaraan operasional, dimana jumlah siswa sebanyak 118 orang guru hanya ada 18 orang, sedangkan siswa yang ada menyebar di hampir semua kecamatan. Sehingga kita upayakan kedepan meminjam pakaikan kendaraan untuk mengantar dan menjemput anak-anak, karena memang anak-anak ini memiliki kebutuhan khusus sehingga perlu juga penanganan khusus yakni dengan kita jemput kerumah masing-masing.

Saat ini kendaraan hanya satu itu pun kendaraan dinas kepala sekolah, oleh sebab itu sekali lagi Pemerintah Provinsi akan segera mengupayakan kendaraan operasional yang dipinjam pakaikan agar hak-hak anak-anak berkebutuhan khusus bisa kita penuhi.

Kita juga berharap anggota DPR RI dan DPD RI, Gubernur terpilih dan ketua DPRD Kaltim bisa membantu, sehingga pemerintah bisa memberikan hak yang sama kepada anak-anak berkebutuhan khusus.(KP10)

  • Rabu, 15 Januari 2025 - 07:13:29 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya