SENDAWAR – Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kubar dari kasus terkonfirmasi positif yang meninggal dunia dengan Inisial KBR 89 laki-laki 60 tahun berasal dari Kecamatan Mook Manaar Bulatn. Setelah melakukan rapid test masal dan ditelusuri untuk Swab tes kepada 170 orang yang kontak eratnya saja, senin (7/9).
Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kubar Dokter Rithawati Sinaga M Si menghimbau kepada masyarakat yang merasa kontak erat dengan dua kalter tersbut, diharapkan bia mengisolasi diri dahulu secara tertib dirumah masing-masing dan melaporkan melalui HP ke hotline puskesmas terdekat dirumah/domisili masing-masing supaya bisa dipantau oleh timsurvelen dari puskesmas terdekat dengan domisili masing-masing.
“Selalu saya mengingatkan bahwa upaya pencegahan dan penularan pemutusan mata rantai penularan Covid-19 memerlukan partisipasi dan peran kita semua, Saya mengajak seluruh masyarakat Kutai Barat agar dengan penuh kesadaran untuk terus melakukan upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai Covid-19 melalui upaya jaga kesehatan dan tingkatkan daya tahan tubuh Gunakan Masker jika bersama orang lain dan jika keluar rumah, Jaga jarak Fisik, Hindari berada dalam kerumunan, Tidak bepergian atau melakukan perjalanan keluar daerah yang masih terdapat penularan Covid-19 Dan jangan keluar rumah jika tidak penting.
Mari patuhi ini dengan Komitmen yang kuat, dan terus menerus untuk bersama-sama menangani ini agar terhindar dari penularan Covid-19, mulailah dari diri sendiri, keluraga bahkan masyarakat di wilayah tempat tinggal untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan yang telah di tetapkan.(hms10)