Pelantikan Kepala Daerah Dilakukan Secara Serentak dan Bertahap

  • Kamis, 18 Februari 2021 - 08:27:29 WIB
  • Administrator
Pelantikan Kepala Daerah Dilakukan Secara Serentak dan Bertahap

RAKOR : Sekkab Kubar Ayonius (tengah) didampingi Plt Kabag Pemerintahan Sekkab Kubar Franky Yonathan ZH (kiri), mendengarkan arahan Dirjen Otda Kemendagri, Akmal Malik, terkait pelantikan kepala daerah terpilih melalui vicon, di Ruang Rapat Koordinasi Lantai 3 Kantor Bupati Kubar, Barong Tongkok.

SENDAWAR-Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengumumkan bahwa pelantikan kepala daerah terpilih di Pilkada 2020 lalu, akan dilakukan secara serentak dan bertahap.

Hal ini disampaikan Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri, Akmal Malik, melalui video conference antara pemerintah dan pemerintah daerah, pada 270 daerah yang telah melaksanakan Pilkada serentak tahun 2020, pada 15 Februari 2021. 

Dirjen Otda menambahkan kepala daerah yang masa jabatannya berakhir pada Januari dan Februari, akan dilantik pada 26 Februari 2021. Sedangkan, bagi masa jabatannya berakhir, pada Maret dan April, akan dilantik pada April 2021.  

Sementara itu, daerah yang masa jabatan kepala daerahnya berakhir pada bulan Mei dan Juni 2021, akan dilantik pada tahap berikutnya.“Kemudian untuk yang bulan Mei ada 11 daerah dan Juni ada 17 daerah, itu akan dilantik nanti di akhir Juni, atau ada pilihannya Juni atau 1 Juli,” terangnya.

Akmal mengungkapkan, alasan pembagian waktu pelantikan secara bertahap ini karena masa jabatan kepala daerah itu berakhir dalam waktu yang berbeda.

Selain itu, mundurnya pelantikan tersebut karena adanya keterlambatan pengiriman kelengkapan dokumen dan masih menunggu proses penyelesaian sengketa yang akan dibacakan Mahkamah Konstitusi (MK), pada 15-17 Februari 2021,”ungkapnya.

Untuk pelantikan akan dipastikan dilaksanakan secara virtual dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini dalam rangka adaptasi kebiasaan baru dan menghindari terjadinya cluster penularan Covid-19.

Sedangkan, bagi daerah yang memiliki kekosongan kepala daerah, karena masa jabatannya berakhir atau belum dilakukan pelantikan, maka Sekda dapat menggantikannya sebagai Pelaksana Harian (Plh). “Tugas Sekda hanya melakukan kegiatan rutin dan tidak diperkenakan untuk mengambil kebijakan-kebijakan strategis,”tegasnya. 

Diketahui, sebanyak 270 daerah terdiri 261 kabupaten/kota dan 9 provinsi yang telah melaksanakan pilkada serentak.“Dari 9 provinsi, ada tiga gubernur yang sudah dilantik presiden. Jadi tersisa 4 masih menunggu arahan presiden,”katanya.

Sekdakab Kubar Ayonius mengatakan kalau dari penyampaian Dirjen Otda Kemendagri Akmal Malik bahwa bagi kepala daerah masa jabatannya berakhir pada Maret dan April, maka pelantikan akan dilakukan pada April 2021.

Berarti, pelantikan Bupati dan Wabup Kubar direncanakan pada April 2021 mendatang. Memang masa kerjanya akan berakhir, pada 16 April 2021. “Karena Bupati dan Wabup Kubar yang terpilih (petahana) tidak ada masalah, mudah-mudahan pelantikan tersebut bisa dimajukan pada Februari 2021,”harapnya.

Pemkab akan memberikan informasi setelah menerima surat dari Dirjen Otda secara tertulis, untuk dasar menyampaikan kembali kapan pelaksanaan pelantikan Bupati dan wabup Kubar.

Secara mekanisme, Pemkab mengikuti aturan tersebut. "Jadi kita tunggu intruksi dari Dirjen Otda, sehingga pelaksanaan perlu diatur secara baik,"ujarnya. (hms6)

  • Kamis, 18 Februari 2021 - 08:27:29 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya